Asep Saeful Muhtadi - Pakar dan Pengamat Politik

 
10 07 2012
Pilgub 2013, Incumbent Dinilai Terlalu Berlebihan

PELAKSANAAN pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Barat bakal ditabuh pada 2013. Namun suasana politik semakin hari terus memananas. Berbagai cara sudah dilakukan para calon untuk menarik hati rakyat.

Menurut pengamat Politik, Asep Saeful Muhtadi yang juga menjabat guru besar Ilmu komunikasi UIN SGD Bandung, bahwa konsisi seperti ini menjadi ujian berat bagi pihak incumbent.

"Saya kira Pilgub Jabar 2013 nanti merupakan ujian bagi incumbent, di tengah tekanan yang selalu berdatangan. Karena di sini kinerja dia akan dinilai oleh masyarakat Jabar semasa dia menjabat," kata Asep di Kampus UIN SGD Bandung Jalan A.H. Nasution Kota Bandung,(10/7/2012).

Dan Asep menilai, pihak incumbent terlihat belebihan dalam menyikapi kondisi politik yang sedang berlangsung di Jabar sekarang. Salah satunya bisa dilihat dari bertebarannya spanduk-spanduk yang dipasang di jalanan. Dalam hal ini tentunya menjadi sorotan bagi warga Jabar.

"Maksud berlebihan di sini adalah spanduk yang berkeliaran di Jabar hampir rata-rata bergambarkan Ahmad Heryawan tanpa wakilnya. Kondisi seperti ini seakan melukiskan incumbent saat ini tidak mempunyai wakil," ujarnya.

Itu tidak bisa dipungkiri sebagai alat untuk memperoleh citra dari masyarakat Jabar. "Selain itu berdasarkan prediksi saya, incumbent saat ini merupakan calon kuat pada Pilgub Jabar nanti,” ucapnya.

Namun demikian, Asep mengatakn, jalan incumbent tidak akan mulus begitu saja, karena para calon lainnya pun sudah mulai bergerak. "karena saat ini PKS juga masih kekurangan dua kursi di DPRD Jabar. Maka dari itu PKS yang mengusung Heryawan menjadi calon gubernur haruslah menggandeng partai lain untuk kembali maju," jelasnya. (Ridwan/Bandungoke.com)



Berita ini telah dibaca 00151 kali.


Berita terkait Pilgub :
 

  

  

  

  

 

Komentar Anda:


Berita lainnya:


About Us | Susunan Redaksi | Iklan | Disclaimer |