Ini Upaya SMP Darul Hikam Optimalkan Manfaat Positif Gadget Bagi Siswa

39

BANDUNGOKE.Bandung,– Sebuah keniscayaan ketika gadget menjadi kebutuhan sehari hari apalagi saat pandemi covid 19.

Dimana hampir semua kegiatan termasuk kegiatan belajar mengajar juga dilakukan secara daring yang notabene nya harus menggunakan gadjet.

Terkait dengan hal itu, Kepala SMP Darul Hikam Luqman Amin, M.Pd. mengatakan perlu dicari solusi agar siswa bisa dengan bijak menggunakan gadget baik untuk kegiatan belajar atau lainnya.

“Melalui kegiatan ini kami berharap akan terjalinnya komunikasi yg baik antara guru, siswa dan orang tua.” Ujar Luqman Amin kepada wartawan di sela sela kegiatan webinar sentuhan orang tua vs sentuhan gadjet. Sabtu (20/2/2021)

Ia menuturkan, bagaiman menjalin komunikasi yang bisa membangun sikap bijaksana dalam penggunaan gadget, sehingga orang tua dan guru memahani fungsi gadget dalam efektifitas pembelajaran.

Sementara itu, ketua pelaksana webinar Fikri Faturahman mengatakan anak-anak hari ini sangat menggemari gadget sebagai alat untuk belajar, mencari hiburan, sampai berkomunikasi dengan sesama teman.

Namun tentunya aktivitas ini harus tetap diawasi oleh orang tua, sehingga anak(siswa) dapat dengan nyaman menggunakan gadget dan orang tua pun tetap bisa mengontrol dengan baik.

“Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 350 peserta dengan mengadirkan pembicara anggota komisi IX DPR RI Netty P Heryawan dan psikolog Andita N Khasanah” ujarnya.

Webinar Parenting, ujarnya, menjadi salah satu upaya alternatif untuk memecahkan masalah tersebut dengan setting edukasi dan berbagi ilmu parenting.

Menggunakan tema “Sentuhan Orang Tua vs Sentuhan Gadget” bukanlah semata ingin mengadukan pengasuhan orang tua dan peran gadget, bukan berarti akan ada yang menang atau kalah.

Akan tetapi sebagai upaya penyadaran bahwa hari ini tantangan orang tua dalam mendidik anak yang paling berat adalah mendidik dengan kondisi hari ini anak sudah banyak kenal soal gadget.

“Harapan besar dari diadakannya webinar ini adalah para peserta mampu memahami kondisi psikologis anak dan  keluarga saat Pandemi COVID-19, memahami kondisi psikologi perkembangan anak, mengenali alasan mengapa anak menyenangi aktivitas dalam gadget dan juga mendapatkan tips-tips sukses menjaga ketahanan dan keutuhan keluarga di era digital.” Tandasnya.

Print Friendly, PDF & Email