Lazis DH Terbar Kebahagian Qurban Hingga Pelosok Wilayah Indonesia

19

BandungOke,– Pelaksanaan kurban dua tahun terakhir ini dilakukan dengan protokol kesehatan tinggi, karena masih ada dalam situasi pandemi.

Hal tersebut membuat para mudhohi khawatir untuk menyembelih hewan kurban secara langsung karena takut menimbulkan kerumunan yang dapat menambah penyebaran virus Covid-19.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Lazis Darul Hikam hadir dengan beberapa pilihan qurban dalam Program Berbagi Cinta Qurban.

Direktur Lazis Darul Hikam, Hadi Gumilar, mengatakan bahwa di saat pandemi seperti ini perlu dipikirkan bagaimana cara berqurban yang praktis tanpa menimbulkan kerumunan, salah satunya bisa dengan mengikuti program kemasan rendang.

“Tapi jangan khawatir kami juga masih menyelenggarakan penyembelihan hewan hidup di Bandung, Maluku dan NTT dengan prokes yang tinggi. Targetnya kita bisa sembelih 1000 kambing dan 80 sapi tahun ini” ujar Hadi dalam keterangan resminya. Senin (19/7/2021)

Berbagi Cinta Qurban merupakan program untuk menumbuhkan kecintaan kepada Allah Subhanahu wa Ta’alla melalui penyembelihan hewan qurban, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama melalui pendistribusian daging qurban untuk warga yang berada di daerah minim pendistribusian daging qurban.

Terdapat dua penawaran program yaitu qurban dalam bentuk kemasan rendang yang dapat menjadi solusi terbaik saat pandemi karena lebih praktis, minim kerumunan dan tahan lama untuk didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Pilihan kedua adalah qurban hewan hidup, yang akan di sembelih secara langsung di Daerah Bandung dan di daerah pelosok.

Selain program kemasan rendang, Lazis Darul Hikam juga tetap melaksanakan penyembelihan hewan hidup dengan protokol kesehatan yang tinggi.

Penyembelihan hewan qurban dilakukan di daerah Bandung Raya bersama dengan seluruh Unit Sekolah Darul Hikam dan masjid-masjid di bawah Direktorat Dakwah dan Pemberdayaan Umat Darul Hikam yang akan dilaksanakan pada Selasa, 20 Juli 2021 dan Rabu, 21 Juli 2021.

“Untuk memberikan manfaat bagi masyarakat luas kami juga melakukan penyembelihan hewan qurban di Pelosok yaitu di Daerah Maluku dan Nusa Tenggara Timur pada tanggal 21 Juli 2021,” tambah Hadi.

Pendistribusian Daging Qurban ke Lewa, Daerah Pelosok NTT yang Minoritas Muslim

Tahun ini Lazis Darul Hikam akan menyembelih dan mendistribusikan hewan qurban di Masjid Lewa, Kecamatan Lewa yang merupakan daerah pelosok di Nusa Tenggara Timur.

Jarak tempuh ke pusat Kota yaitu sekitar 60 kilometer, daerah ini juga merupakan daerah pedalaman yang dihuni oleh minoritas muslim. Penghasilan penduduk masyarakat Lewa terbilang rendah karena rata-rata mata pencaharian mereka adalah petani dan buruh tani.

“Kecamatan Lewa ini dihuni oleh minoritas muslim yang jumlahnya sekitar 1018 jiwa dari total 18.000 penduduk dengan mayoritas masyarakat berpenghasilan rendah. Ditambah akses ke kota itu jauh sekali, sekitar 60 kilometer” ujar Mustamal, salah satu pengelola Yayasan mitra Lazis Darul Hikam.

Penyembelihan di Kecamatan Lewa, NTT ini akan dilaksanakan pada Rabu, 21 Juli 2021 dan dagingnya akan di distribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan disana khususnya masyarakat muslim yang berpenghasilan rendah.

Daging qurban di berikan langsung ke rumah-rumah warga agar tidak menimbulkan kerumunan. Dengan adanya daging qurban tersebut diharapkan menambah suka cita masyarakat muslim yang tengah merayarakan hari Raya Idul Adha.

Meskipun di tengah pandemi, jangan sampai menyurutkan semangat untuk berqurban karena ibadah ini hanya dilakukan satu tahun sekali. Terlebih lagi saat pandemi seperti ini justru banyak sekali masyarakat yang bisa terbantu melalui pendistribusian daging qurban.

“Semoga melalui pembagian daging qurban ini bisa memberikan sedikit kebahagiaan bagi mereka yang tengah kesulitan, ” pungkasnya