BandungOke,– Direktur Utama PT Pindad (Persero), Abraham Mose meraih gelar doktor melalui disertasi terkait strategi bisnis dalam meningkatkan kinerja BUMN klaster industri pertahanan dengan hasil yudisium sangat memuaskan. Abraham Mose menemukan novelty atau unsur kebaruan (temuan) dari penelitian akademis tersebut.

Abraham Mose melaksanakan sidang promosi doktor untuk menyelesaikan Program Studi Doktor Ilmu Manajemen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, pada Senin (16/8). Dalam sidang yang dilaksanakan secara daring, Abraham memaparkan disertasinya yang berjudul “Model Strategi Bisnis Dalam Meningkatkan Kinerja BUMN Klaster Industri Pertahanan dan Teknologi Tinggi di Indonesia”.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh daya tarik industri dan keunikan sumber daya terhadap strategi bersaing dan strategi kerelasian serta implikasinya terhadap kinerja bisnis unit-unit bisnis BUMN industri pertahanan di Indonesia.

Penelitian ini memiliki orisinalitas yang tinggi karena belum pernah dilakukan oleh peneliti sebelumnya. Berdasarkan temuan penelitian, diperoleh novelty penelitian yakni “Model Membangun Kebangkitan Industri Alutsista Berbasis Strategi Bersaing dan Strategi Kerelasian”.

Novelty penelitian ini mengungkapkan bahwa peningkatan kinerja bisnis pada unit bisnis BUMN industri pertahanan di Indonesia bertumpu pada peningkatan strategi bersaing dan strategi kerelasian yang dibangun oleh pengembangan keunikan sumber daya dan pengadaptasian daya tarik industri.

Dirut Pindad Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen Dari Universitas Padjdjaran
Dirut Pindad Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen Dari Universitas Padjdjaran

Dalam orasi ilmiahnya, Abraham juga menyampaikan bahwa Kementerian BUMN yang dipimpin oleh Bapak Menteri BUMN Erick Thohir sedang melakukan pembentukan Holding BUMN Industri Pertahanan yang diberi nama Defence Industry Indonesia (DEFEND ID) yang ditargetkan menjadi Top 50 Defence Global Company pada tahun 2024. Untuk itu diperlukan persiapan penyusunan strategi bisnis holding, melalui strategi bersaing dan strategi kerelasian yang tepat untuk menunjang kinerja masing-masing anak perusahaan serta menjaga agar tidak terjadi tumpang tindih di antara anak-anak perusahaan.

Bertindak sebagai Ketua Sidang yakni Dekan FEB Universitas Padjadjaran Prof. Dr. Hj. Nunuy Nur Afiah, S.E., MS., Ak., CA., Sekretaris Sidang yakni Prof. Yudi Azis, S.E., S.Si., S.Sos., MT., Ph.D., Ketua Promotor yakni Prof. Dr. Ina Primiana, SE, MT, Anggota Tim Promotor yakni Prof. Dr. Sucherly, SE, MS dan Prof. Nury Effendi, SE.,MA.,Ph.D. Sidang juga dihadiri oleh Guru Besar Prof. Dr. Hj. Ernie Tisnawati Sule, SE., MSi dan Oponen Ahli yakni Prof.Dr.H. Yuyus Suryana, SE.,MS dan Dr. Ir. Wahyuddin Bagenda, MM.

Hadir dalam sidang promosi doktor tersebut yakni Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Pertahanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, Asisten Deputi Bidang Industri Manufaktur BUMN, Liliek Mayasari, Anggota Komisi I DPR RI, Dave Laksono serta Direktur Utama BUMN klaster Industri Pertahanan, Direktur Utama PT Barata Indonesia (Persero), Fajar Harry Sampurno, seluruh jajaran Direksi dan Komisaris PT Pindad (Persero), pejabat eselon 1 di lingkungan PT Pindad (Persero), serta Direksi anak perusahaan dan Pindad Group.

Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono menyampaikan selamat atas gelar doctor yang diraih. “Selamat untuk Pak Abraham Mose atas gelar doktornya, semoga hasil karya ilmiah bisa memberikan dampak yang baik untuk generasi penerus dalam penerapan keilmuan”, ujar Sakti Wahyu Trenggono.

LEAVE A REPLY