Bandung.BandungOke,– Kehadiran Resimen Mahasiswa (Menwa) Mahawarman menjadi sebuah keniscayaan dimana kehadirannya saat ini masih sangat relevan dengan di setiap kampus.

“Selama membicarakan kebangsaan maka Resimen Mahasiswa sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada bangsa, maka tetap harus ada,” ujar Rektor Universitas Widyatama Prof Obi sapaan akrab dari Prof Obsatar Sinaga usai upacara penutupan kegiatan “Pendidikan dan Dasar Kemiliteran Menwa Maharwan Jawa Barat (Jabar)”, di Kampus Universitas Widayatama (UTama), Jalan Cikutra No 204-A, Kota Bandung, Sabtu (2/10/2021).

Prof Obi pun mencontohkan, kehadiran Menwa di masyarakat, kala pandemi COVID 19 melanda tanah air, Mahawarman sudah mulai membantu pelaksanaan vaksinasi di berbagai tempat dengan sasaran para lansia, guru, difabel, hingga masyarakat umum.

“Pengabdian tersebut masih terlaksana hingga hari ini di Kampus Universitas Widyatama. Menyelenggarakan vaksinasi bagi 500 orang, bekerja sama dengan Kodam III/Siliwangi,” ujarnya.

Hal tersebut, ungkap Prof.Obi, merupakan hal yang patut dicontoh oleh pemuda pemudi bangsa Indonesia. Bagaimana Mahawarman dengan sigap dan cekatan menjawab panggilan negara dalam aksi kemanusiaan. Hal ini sekaligus mematahkan stigma bahwa bela negara hanya dilakukan dengan fisik dan angkat senjata,” tegasnya.

Lebih jauh, Prof Obi, menjelaskan, sekitar 112 anggota Menwa Maharwan tersebut berasal dari 23 perguruan tinggi di Jawa Barat (Jabar) serta dua perguruan tinggi dari Provinsi Jambi. Mereka dinyatakan lulus mengikuti serangkaian kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Kemiliteran selama 14 hari.

“Saya tahu perumusan kegiatan ini bukanlah hal yang mudah, sehingga ini merupakan suatu ketercapaian yang luar biasa untuk Menwa Mahawarman. Yang saya tahu 40% latihan fisik dan 60% materi secara mental. Banyak simulasi yang isinya semangat kebangsaan. Hal itu bagus untuk mahasiswa termasuk untuk mahasiswa UTama,” jelasnya.

Perintah Harian

Dirinya pun memberikan perintah harian kepada peserta Diklatsar Menwa Mahawarman Jawa Barat Tahun 2021, yakni Pegang teguh tali silaturahmi keluarga besar Menwa Mahawarman Jawa Barat; Bertekad bekerja keras untuk orientasi lulus tepat waktu, zero drop out; Terus belajar karena pemilik masa depan bukan orang-orang yang terpelajar, tapi orang-orang yang terus belajar; Berikan tauladan yang baik, serta kesetiakawanan sosial untuk membantu Universitas dan Masyarakat sekitar dalam menyelesaikan masalah apapun; Bersikap bijaksana dan penuh kearifan, serta mengurangi tindakan yang dipandang akan menimbulkan masalah baru, dengan berpegang pada ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Pada kesempatan yang sama Komandan Menwa Mahawarwan, Wawan Setiawan mengatakan, latihan dasar Menwa Jawa Barat ini adalah tradisi dalam pembentukan kader di kalangan kampus sejak tahun 1959.

Dikarenakan kondisi Covid-19, hampir dua tahun ini tidak ada kaderisasi. Tapi anggota dilibatkan pada kegiatan vaksinasi, termasuk dalam pembagian masker sembako bekerjasama dengan Kodam III Siliwangi.

Terkait dengan kegiatan Pendidikan dan Latihan Dasar Kemiliteran Menwa Jabar, dirinya mengungkapkan, materi yang diberikan yakni, wawasan kebangsaan, kejuangan, sejarah mahawarman, teknik dasar tempur, survival, bongkar pasang senjata dan lain sebagainya.***

LEAVE A REPLY