Perusahaan Penghasil Serat Viscose Rayon Terbesar Kedua Dunia Menjadi Pelanggan Premium Platinum PLN UID Jawa Barat

17
Perusahaan Penghasil Serat Viscose Rayon Terbesar Kedua Dunia Menjadi Pelanggan Premium Platinum PLN UID Jawa Barat. Foto (istimewa)
Perusahaan Penghasil Serat Viscose Rayon Terbesar Kedua Dunia Menjadi Pelanggan Premium Platinum PLN UID Jawa Barat. Foto (istimewa)

Bandung.BandungOke,– Kebutuhan akan listrik yang lebih handal dan berkualitas membuat PT South Pacific Viscose, produsen serat viscose terbesar kedua dunia yang berlokasi di Purwakarta, memilih untuk beralih dari pelanggan reguler menjadi pelanggan layanan Premium Platinum PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Barat, dengan daya 33.000 kVA.

Migrasi ke layanan Premium Platinum tersebut ditandai dengan penandatanganan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) pada Selasa, 12 Oktober 2021 antara PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Barat yang diwakili oleh Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan, Rino Gumpar Hutasoit dan PT South Pacific Viscose, yang diwakili oleh Presiden Direktur, Sri Aditia, dan Direktur Keuangan, Rahadian Ratmawijaya melalui sambungan virtual meeting. Hadir pula Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Purwakarta, Mx. Wahyu C. Prasetyo.

Dalam kesempatan itu Sri Aditia menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada PLN atas dukungan dan kerjasama selama ini, sehingga perusahaannya bisa beroperasi dengan baik. Ia juga mengapresiasi proses migrasi ke layanan Premium Platinum yang sangat cepat. “Sebagai bagian dari Lenzing Group, kami adalah pabrik viscose rayon terbesar di dunia, dan eksportir viscose terbesar di dunia. Kami juga mungkin pelanggan terbesar pelabuhan Tanjung Priok, dengan 800 kontainer per bulan yang kami kirim ke seluruh dunia. Dukungan infrastruktur termasuk listrik PLN sangat kami butuhkan untuk menjalankan bisnis ini”, papar Sri Aditia.

Sementara itu, Rino Gumpar Hutasoit menyambut positif peralihan layanan PT South Pacific Viscose dari reguler menjadi Premium Platinum. Menurut Rino peningkatan konsumsi listrik pelanggan industri seperti PT South Pacific Viscose menunjukkan pertumbuhan perekonomian Indonesia yang terus membaik. Ia menambahkan bahwa kerja sama ini akan memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak. PLN dapat menjalankan kewajiban untuk melayani kebutuhan listrik, dan menambah pendapatan, sementara bagi PT South Pasific Viscose memiliki potensi saving yang besar sebagai akibat peningkatan hasil produksi. “Semoga PT South Pacific Viscose dapat berekspansi lebih luas lagi, dan kami berkomitmen memberikan mutu layanan yang terbaik untuk mewujudkannya, termasuk memberikan akses eksklusif langsung ke Manager terkait apabila pelanggan ada kendala”, ungkap Rino.

Baik PT PLN (Persero) UID Jawa Barat maupun PT South Pacific Viscose berharap kerjasama ini akan membawa manfaat bagi kedua belah pihak, serta bangsa dan negara Indonesia.
“Alhamdulillah kami telah menjadi pelanggan Premium Platinum PLN, semoga semakin baik kerjasama ke depannya, dan bermanfaat bagi kita semua, dan bangsa Indonesia”, harap Sri Aditia.

PT South Pasific Viscose merupakan pelanggan Premium Platinum PLN UID Jabar yang dikelola oleh Unit Layanan Purwakarta Kota, UP3 Purwakarta. PT South Pacific Viscose sendiri merupakan penghasil serat viscose berbahan dasar kayu yang digunakan dalam industri tekstil dan hasil produksinya telah memasok 60 persen pasar ekspor serta sisanya untuk pasar domestik yang merupakan kapasitas produksi terbesar di Asia Tenggara bahkan terbesar kedua di dunia.

Layanan Premium Platinum

Layanan Premium Platinum merupakan inovasi layanan dari PLN untuk memenuhi kebutuhan dan permintaan khusus dari pelanggan. Layanan ini memberikan keunggulan berupa keandalan pasokan listrik yang lebih baik. Pelanggan Premium Platinum juga akan mendapatkan Account Executive khusus yang siap memberikan asistensi setiap saat.

Selain itu beberapa kelebihan layanan Premium Platinum di antaranya; tidak dikenakan pengurangan daya sementara jika sistem PLN krisis; tidak mengalami kemungkinan padam otomatis jika sistem PLN krisis; diperbolehkan paralel antara pembangkit milik pelanggan ke sistem PLN; mendapatkan pengurangan tagihan bila terjadi pemadaman; dan mendapatkan pengurangan tagihan bila terjadi pengurangan daya.