Enam Alumni Jadi Dubes, IKA Unpad Siap Perkuat Jejaring Internasional

21
Rektor Unpad Prof Rina Indiastuti saat memberikan sambutan pada acara diskusi virtual 'Ika Unpad Mengantar Alumni Dubes RI' yang digelar Rabu (24/11/2021).
Rektor Unpad Prof Rina Indiastuti saat memberikan sambutan pada acara diskusi virtual 'Ika Unpad Mengantar Alumni Dubes RI' yang digelar Rabu (24/11/2021).

Jakarta.BandungOke,– Presiden Joko Widodo melantik dua belas Duta Besar (Dubes) dan enam diantaranya adalah alumni dari Universitas Padjajaran (Unpad). Sehingga kedepan, Unpad akan terus memperluas jaringan di dunia Internasional melalui kemitraan dengan berbagai pihak.

“Kami akan memperdalam kemitraan luar negeri termasuk menjalankan program perkuliahan double degree, atau pun joint program. Selain dengan institusi pendidikan kami juga memperkuat kerja sama dengan industri,” ujar Rektor Unpad Prof Rina Indiastuti dalam diskusi ‘IKA Unpad Mengantar Alumni Dubes RI’ yang digelar secara virtual, Rabu (24/11/2021) malam.

Langkah ini, tegasnya, diyakini bisa membantu Unpad dalam menghasilkan lulusan yang lebih berkualitas di masa mendatang. Selain itu, imbuhnya, dalam menjalin kemitraan di luar negeri, Unpad menggandeng sejumlah pihak termasuk dengan para alumninya yang bertugas sebagai diplomat maupun Dubes.

“Para dubes yang akan bertugas di luar negeri berperan penting dalam menjembatani dan membantu Unpad untuk memperkuat jejaring internasional. Saya juga ingin, agar para alumni di mana pun berada bisa kembali ke kampus untuk sama-sama mengembangkan almamaternya.” ujarnya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum IKA Unpad Irawati Hermawan mengungkapkan, pihaknya sangat berhadap para dubes yang akan bertugas mewakili negara bisa semakin menghubungkan Unpad dengan dunia luar. Di samping itu, Irawati juga ingin agar ke depan IKA Unpad memiliki pengurus di luar negeri untuk memperluas jaringan global.

“Kita ingin ada pengurus luar negeri sebanyak mungkn. Sekarang baru ada di New York. Melalui para dubes ini saya ingin dukungan untuk mewujudkan ini. Saya senang bisa turut mengantar para senior Unpad yang menjadi dubes untuk bertugas,” ucap Irawati.

Sementara itu, Bebeb AK Djundjunan yang mendapat amanah sebagai Dubes RI untuk Republik Yunani mengungkapkan, untuk melanjutkan program internasionalisasi Unpad masih harus terus berusaha agar tidak tertinggal dengan yang lain.

Pasalnya, saat ini dan ke depan keterjangkauan secara globa menjadi keharusan sehingga hubungan dengan alumni dan pendataan alumni harus diperkuat. “Isu gobal itu sangat penting. Hanya saja jangkauan kita kurang,” ujar dia.

Untuk menuju tahap internasionalisasi, kata dia, ada beberapa hal yang harus diperbaiki. Di antaranya bisa melalui platform digital agar exposure internasionalnya bertambah, termasuk dalam pendataan alumni.

“Kita perlu ABCD; alumni, bring, collaboration and development,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh serta Sekjen Kementerian Luar Negeri Cecep Herawan yang mengungkapkan bahwa banyak alumni Unpad yang bertugas sebagai dubes. ” Hal Itu menunjukkan bahwa alumni Unpad sangat potensial di pemerintahan, tidak hanya di Kementerian Luar Negeri, tetapi juga di kementerian lain” ujarnya.

Seperti diketahui, keenam alumni Unpad yang akan bertugas sebagai dubes adalah Bebeb AK Djundjunan yang menjabat Dubes RI untuk Republik Yunani; Damos Dumoli Agusman sebagai Dubes RI untuk Republik Austria merangkap Republik Slovenia, UN Offices at Vienna; Febrian Ruddyard sebagai Dubes RI untuk PBB, WTO, organisasi-organisasi internasional lainnya di Jenewa; Heru Subolo sebagai Dubes RI untuk Republik Rakyat Bangladesh merangkap Republik Demokratik Federal Nepal; Okto Dorinus Manik sebagai Dubes RI untuk Republik Timor-Leste; dan Tatang Budie Utama Razak sebagai Dubes RI untuk Republik Kolombia merangkap Antigua dan Barbuda, Barbados dan Federasi Saint Kitts dan Nevis. (***)