Bandung.BandungOke,– PT Pindad (Persero) menyerahkan bantuan sebagai Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa uang tunai, pakaian, makanan, dan alat kebersihan yang diperuntukkan bagi warga yang terdampak erupsi gunung semeru.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Junior Manajer TJSL Pindad, Yunus Somantri didampingi perwakilan dari karyawan Pindad Bandung dan Divisi Munisi Turen Malang kepada Koordinator Lapangan Mandiri Amal Insani (MAI), Kholil di Posko Penanggal Kab. Lumajang pada Selasa (21/12/2021). Bantuan merupakan donasi dari perusahaan dan karyawan.

Dalam sambutannya Yunus mengucapkan rasa berduka cita yang mendalam terhadap warga yang terdampak erupsi semeru dan berharap agar warga dapat kembali pulih dan menyampaikan semoga bantuan yang diberikan memberikan manfaat. Yunus pun menambahkan rasa terimakasihnya kepada seluruh donatur yang sudah terlibat dalam kegiatan kemanusiaan ini.

Menurut Koordinator TJSL BUMN Industri Pertahanan Donny Gunawan, penyerahan bantuan dari BUMN Indhan merupakan bentuk solidaritas sesama anak bangsa kepada masyarakat yang menjadi korban letusan Gunung Semeru. Ia juga berharap agar korban dapat segera pulih dan bangkit dari musibah yang membuat warga masih mengungsi hingga kini

Kegiatan ini juga merupakan gerakan kemanusiaan gabungan dari TJSL Industri Pertahanan (Indhan) yang terdiri dari PT PINDAD (Persero), PT Len Industri (Persero), PT PAL Indonesia (Persero), PT Dirgantara Indonesia (Persero) dan PT DAHANA (Persero). Bantuan yang diberikan oleh TJSL Indhan ini senilai 245 juta dan bantuan berupa barang kebutuhan masyarakat, sebagian lagi berupa cash untuk membantu pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal.

Sementara itu, Plt. Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan, hingga saat ini, Erupsi yang telah meluluh lantakkan ribuan rumah warga serta lahan pencahariannya, menyebabkan sebanyak 10.400 warga masih terpaksa mengungsi di 406 titik pengungsian yang tersebar di tiga kecamatan yang berada di Kabupaten Lumajang.

Posko pengungsian masih berfokus pada pemenuhan kebutuhan pokok pengungsi seperti makanan, kesehatan dan pendidikan. Di sisi lain BNPB serta para relawan masih berupaya membersihkan area lahan di Desa Sumber Mujur yang nantinya akan menjadi tempat relokasi korban.

Koordinator Lapangan MAI, Kholil juga mengucapkan rasa terimakasih dan apresiasi nya terhadap perusahaan industri pertahanan karena sudah berkontribusi nyata terhadap gerakan kemanusiaan bagi warga terdampak erupsi semeru.

LEAVE A REPLY