Pemkot Bandung Bantah Anggaran Pakaian Dinas Walikota Bandung Tembus Rp.1,7 Milyar

BandungOke.Bandung,– Kepala Bagian Perencanaan Keuangan dan Kepegawaian Setda Kota Bandung, Iwan Permana menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menganggarkan pakaian dinas kepala daerah dan wakil kepala daerah sebesar Rp 391 juta. Pernyataan tersebut sekaligus membantah adanya pemberitaan yang menyebut anggaran pakaian dinas Wali kota dan Wakil Wali kota Bandung mencapai Rp1,7 miliar.

Dilansir dari laman Pemerintah Kota Bandung, Iwan Permana juga mempertanyakan dasar dari pemberitaan mengenai anggaran pakaian dinas walikota dan wakil wali kota sebesar Rp. 1,7 Miliar. “Yang ada di berita itu bahwa anggaran pakaian dinas Wali kota dan Wakil Wali Kota Bandung sebesar Rp 1,7 miliar saya tidak tahu dasarnya dari mana?” ungkapnya, Selasa 19 April 2022 petang.

Iwan menjelaskan, bahwa untuk pakaian dinas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung tahun anggaran 2022 telah disusun pada tahun 2021 ketika almarhum Wali Kota Bandung, Oded M. Danial masih menjabat.

“Sehingga untuk pakaian dinas walikota dan wakil wali kota dianggarkan sebesar Rp. 391 jutaan,” terangnya

Dari total anggaran tersebut, lanjut Iwan Permana, tinggal dibagi dua untuk masing-masing pimpinan, sehingga per orang mendapatkan anggaran pakaian dinas sekitar Rp195 jutaan pertahun.

Lebih jauh Iwan Permana menambahkan, pakaian dinas itu sifatnya tentatif. Ia mencontohkan, saat pelantikan Plt Walikota menjadi Walikota Definitif, Yana Mulyana menyatakan tidak menggunakan Pakaian Dinas Upacara Besar (PDUB) yang baru.

“Pak Yana, menggunakan yang ada (pakaian). Artinya walaupun beliau punya hak untuk membuat PDUB yang baru, nanun beliau tidak menggunakannya ,” katanya.

Ia juga menguarikan, pakaian dinas Wali Kota dan Wakil Wali Kota diantaranya , Pakaian Dinas Upacara Besar (PDUB), Pakaian Dinas Hitam Putih, Pakaian Korpri, Pakaian Dinas Harian (PDH), Pakaian Sipil Harian (PSH), Pakaian Sipil Lengkap (PSL), Pakaian Sipil Resmi (PSR), pakaian tradisional, batik, kemeja putih, baju koko, dasi, ikat pinggang, peci, sepatu hingga atribut lainnya

Sebelumnnya beredar kabar melalui pemberitaan mengenai belanja anggaran pakaian dinas KDH/WKDH yang tercantum dalam Ringkasan Penjabaran APBD (murni) Kota Bandung TA 2022 menuai kritik. Pemerhati anggaran Sekolah Politik Anggaran Bandung Inisiatif (SPABI), Nandang Suherman menilai, jumlah belanja anggaran pakaian dinas KDH/WKDH yang mencapai Rp.1,7 Miliar tersebut sangat fantastis jika dibandingkan dengan belanja sejenis di kabupaten datau kota lainnya di Jawa Barat.

Dilansir BandungOke dari laman beta.bandung.go.id berjudul ‘Transparansi Pengelolaan Anggaran Daerah Kota Bandung Tahun 2022’, pada link berjudul ‘Peraturan Wali Kota Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2022 – Lampiran 1’, https://drive.google.com/file/d/1iqIRMvvLNji_P_AqROzJyb6j9fRmFy1n/view tertuang Belanja Pakaian Dinas KDH dan WKDH dengan nomor kode 5.1.02.01.01.0059 sebesar Rp. 1.717.305.060.*