Bandung.(BO),– Banyaknya permintaan seragam sekolah SD, SMP dan SMA membuat sejumlah toko pakaian seragam kehabisan stok.

“Suplai bahan baku seperti kain dan benang masih belum normal seperti masa sebelum pandemi sehingga produksi kami terbatas. Sedankan permintaan banyak” ujar owner toko pakaian seragam sekolah Resko, Neni Agustini. Kamis (14/7/2022)

Neni menuturkan seluruh pakaian seragam sekolah ini adalah produksi sendiri, sehingga pihaknya sempat kesulitan memenuhi permintaan dari konsumen karena stok terbatas.

Kasihan banyak konsumen tidak kebagian karena kehabisan stok, akhirnya harus pulang lagi,” ujarnya.

Neni menambahkan, keadaan ini terbalik pada saat pandemi setahun hingga dua tahun lalu yang yaris tidak ada penjualan, karena kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

“Alhamdulillah jika tahun lalu kami puasa, sekarang malah kebanjiran pembeli,” ujarnya.

Neni menambahkan, Toko pakaian seragam Resko ini didirikan ayahnya sejak tahun 1970-an itu. Saat ini telah membuka 9 cabang yang tersebar di Bandung, Sumedang, Ujungberung, Cimahi, Dayeuhkolot dan Cileunyi. (***)

LEAVE A REPLY