BandungOke.– Rafting merupakan kegiatan yang seru sekaligus menegangkan, beberapa orang mungkin merasa kalau rafting lebih ke menakutkan terutama yang takut dengan arus sungai. Jika memang merasa takut, bisa saja kurang santai, kurang informasi mengenai rafting atau memikirkan hal-hal yang tidak mesti terjadi. Agar aktivitas rafting pangalengan lebih menyenangkan dan aman, perhatikan panduan mendasarnya di bawah ini.

Pilih sungai yang dituju terlebih dahulu

Karena akan melakukan rafting, maka kamu harus mengtahui rafting tersebut akan bertempat di mana. Kalau kamu pemula, maka perhatikan level sungai yang cocok. Sungai pada tingkat 3 misal yang mempunyai arus cukup besar, terdapat bebatuan besar dan beriak.

Tak begitu susah tapi cukup menantang untuk para pemula. Jadi, cari terlebih dahulu kategori atau grade dari sungai yang akan dituju untuk rafting.

Cari juga informasi lengkap sesuai sungai yang dituju

Kalau kamu sudah menentukan sungainya, maka gali juga informasi sebanyak-banyaknya mengenai sungai tersebut untuk lebih mengenali medan. Mungkin saja sungai tersebut terdapat bebatuan besar, dengan arus besar, panjangnya sungainya dan terdapat zona ekstrem tertentu sepanjang aliran.

Dengan tahu hal-hal seperti ini, maka bisa lebih menunjang kelancaran dan meminimalisir kemungkinan buruk nantinya.

Pilih pemandu rafting profesional

Agar bisa mengetahui hal satu ini, bisa lihatlah komentar-komentar atau review yang diberikan oleh pengunjung lain yang sudah pernah memakai jasa pemandu rafting tersebut. Komentar-komentar yang cenderung berlebihan di kolom review tentu patut dicurigai.

Ikuti peraturan yang ada

Lebih baik jangan menyepelekan arahan pemandu, sebaiknya dengarkan saja dengan seksama arahan dari pemandu rafting tersebut. Hal ini bisa menjadi bekal agar dapat bermain rafting lebih aman.

Cari tahu juga fasilitas yang ada

Umumnya operator rafting menyediakan fasilitas untuk menunjang aktivitas rafting seperti kelengkapan helm beserta life jacket pelampung. Karena sudah sering dipakai, maka tempat wisata rafting yang sudah lama bisa saja memiliki banyak fasilitas kurang layak, maka dari itu kamu perlu teliti sebelum memakai atau mengenakannya.

Pakailah helm yang benar-benar nyaman, dan pas, fungsi tali pengamannya juga harus dipastikan masih normal. Jangan lupa perhatikan pelampungnya, kondisinya masih bagus atau sudah tidak layak.

Sebelum main rafting, makan lebih dulu dengan rentang waktu yang tepat

Olahraga rafting bisa menguras cukup banyak tenaga. Lebih baik jangan membiarkan perut kosong atau nantinya tubuh kamu akan lemas. Isi perut kamu dengan makanan setidaknya 2 hingga 3 jam sebelumnya.

Kalau kamu makan berselang sebentar saja waktunya sebelum hendak rafting, maka kamu bisa saja ingin merasa muntah.

Hindari pakaian berwarna putih

Hal ini sangat penting terutama untuk para wanita, hindari mengenakan baju berwarna putih atau pakaian lain yang berwarna putih saat main rafting. Bentuk tubuh bisa saja terlihat samar-samar jika memakai pakaian putih tersebut. Terutama kalau kamu memakai pakaian yang susah menyerap air.

Jangan sepelekan pemanasan

Untuk pemanasan, cukup yang ringan-ringan saja, hal ini perlu dilakukan agar bisa mencegah masalah kram otot. Tidak usah lama-lama pemanasan, cukup selangkan waktu 10 menit, kamu bisa melemaskan pergelangan tangan, pergelangan kaki, dan juga leher.

Jangan lupa berdo’a juga dan usahakan selalu tenang

Kalau sudah di atas perahu, tenanglah. Walau tidak bisa berenang, setidaknya sudah ada jaket pelampung dan ada pemandu juga. Sebelum benar-benar memulai rafting, jangan lupa untuk berdo’a terlebih dahulu.

LEAVE A REPLY