BandungOKE
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!Baru
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

Tampil Tenang dan Sampaikan Visi Misi Dengan Komprehensif, Dewan Pakar TPN Ganjar-Mahfud, Syarif Bastaman : Capres Ganjar Berhasil Unggul

Abdul Hadi
13 Desember 2023 - 16:55

RelatedPosts

Anggota DPR RI Dorong Masyarakat Cipayung Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Posko Mudik BKKBN di Jalur Jabar: Dari Istirahat hingga Konseling Keluarga

Menginap Lebih Bermakna, De Braga by ARTOTEL Perkuat Konsep Berkelanjutan




Madania.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menggelar debat pertama calon presiden peserta Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden 2024 pada Selasa 12 Desember 2023 malam.

Meriview penampilan ketiga capres, Dewan Pakar Tim Pemenangan Nasional Ganjar-Mahfud MD, Syarif Bastaman semakin yakin dengan kemampuan Ganjar Pranowo. Bahkan, dari 3 Capres yang tampil nampak sekali keunggulannya dari Ganjar Pranowo.

“Menurut saya debat perdana tadi ibarat “unboxing” paket. Dari 3 paket itu nampak sekali Ganjar yang unggul. Dia berhasil menjelaskan visi, missi dan program secara komprehensif, detail dilengkapi data dan angka empiris,” ucap pria yang akrab disapa Kang Iip ini.

Dia menambahkan, dalam debat Capres ini Ganjar juga menunjukkan pengalamannya selama 10 tahun menjadi gubernur Jateng. Sedangkan Capres Anies Baswedan seperti biasa pandai mengolah kata.

“Sikapnya lebih mirip seperti pengacara yang menyerang lawan perkaranya dan dalam hal ini dia banyak menyerang pemerintahan Jokowi soal indikasi penyelenggaraan negara menjadi negara kekuasaan bukan lagi negara hukum.” ujarnya.

“Dengan puncak kasusnya di Putusan MK yang memang harus kita akui itu cacat hukum dan “black dot” dalam sejarah penyelenggaraan negara kita. Putusan MK juga memang secara hukum kasat mata harusnya bisa menganulir cawapres no 2, Gibran Rakabuming Raka,” ujarnya.

Selanjutnya, kata Kang Iip, Anies Baswedan juga yang lalu dia soroti maraknya KKN dengan istilah dimana-mana perlu “ordal” (orang dalam) alias koneksi alias KKN seperti jaman Orba.

“Saya sepakat itu memang terasa. Demokrasi kita mengalami “u turn” ke arah otoritarian. Sedangkan Prabowo terlihat pasif, tanpa konsep bahkan mungkin tanpa persiapan. Mengapa? Karena dia hanya jualan Jokowi. Dia bumpernya Jokowi,” tuturnya.

Selain itu, Kang Iip juga menyoroti program Prabowo-Gibran mengenai susu gratis. Menurut dia, susu gratis itu akan menambah import negara.

“Gampang kebaca dibalik ide yang kelihatannya cinta rakyat ada peluang bisnis besar import susu. Akan ada tambahan quota import susu! Siapa yg dapat?” tuturnya. ***

Share220Tweet138Share55

Trending

Harga Sewa Kos di Bandung 2026
Ragam

Harga Sewa Kos di Bandung 2026, Daerah Ini Masih Terjangkau untuk Mahasiswa dan Karyawan

3 jam ago
umkm
Berita

UMKM Jangan Santai, Salah Kecil Soal Pajak Bisa Berujung Denda hingga Pidana

4 jam ago
Hidayat Nur Wahid Ungkap Asal-usul Halal Bihalal dan Konteks Kebangsaan
Ragam

Hidayat Nur Wahid Ungkap Asal-usul Halal Bihalal dan Konteks Kebangsaan

13 jam ago
Pengajuan KUR BRI di Bandung 2026
Berita

Pengajuan KUR BRI di Bandung 2026 Bisa Online, Ini Syarat dan Cara Lengkapnya

14 jam ago
Nina Fitriana Desak Pemkot Bandung Percepat Transformasi Angkot
Kota Bandung

Nina Fitriana Desak Pemkot Bandung Percepat Transformasi Angkot

14 jam ago
  • Redaksi
  • About
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Dewan Pers
  • Advertise
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!