BandungOKE
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!Baru
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

Stabilisasi Beras, Bulog Jabar Jangkau 3,4 Juta Warga

Abdul Hadi
19 Juli 2025 - 15:44
Stabilisasi Beras,  Bulog Jabar Jangkau 3,4 Juta Warga



BANDUNG, BandungOke.com – Perum Bulog Kantor Wilayah Jawa Barat terus memperkuat langkah stabilisasi pangan melalui dua program strategis nasional, yakni Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dan Bantuan Pangan (Banpang).

Kedua program ini menjadi fondasi intervensi pemerintah untuk menjaga keterjangkauan harga sekaligus menjamin ketersediaan beras di tengah masyarakat.

RelatedPosts

Tragedi Huru dan Hara di Bandung Zoo, Ini Instruksi Megawati Untuk PDIP Jabar!

Achmad Ru’yat Sosialisasikan MBG di Bogor, Tekankan Kehadiran Negara untuk Gizi Anak

Ono Surono Turun ke Bandung Zoo, Soroti Kematian Huru-Hara dan Nasib Karyawan

Pemimpin Wilayah Bulog Jawa Barat, Mohamad Alexander, mengatakan bahwa peluncuran dua program ini adalah bagian dari pelaksanaan instruksi Badan Pangan Nasional (Bapanas) Republik Indonesia yang dikerjakan secara masif dan terstruktur.

“Tujuannya sederhana namun sangat krusial: menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan masyarakat, terutama yang rentan, tetap bisa mendapatkan beras dengan harga terjangkau,” ujar Alexander, Sabtu (19/7/2025).

Dalam pelaksanaannya, program SPHP disalurkan melalui koordinasi erat antara Bulog, pemerintah daerah, Satgas Pangan POLRI, serta sejumlah instansi terkait lainnya. Setiap distribusi diawasi ketat agar sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), dan memastikan masyarakat benar-benar memperoleh beras SPHP dengan mudah.

Untuk program Bantuan Pangan (Banpang), penyaluran dilakukan dalam skema one shoot untuk alokasi bulan Juni dan Juli 2025. Setiap Penerima Bantuan Pangan (PBP) menerima total 20 kilogram beras, masing-masing 10 kilogram per bulan.

“Pagu penyaluran untuk dua bulan ini mencapai 69.240 ton beras, yang disalurkan kepada sekitar 3,4 juta penerima di seluruh wilayah Jawa Barat,” jelas Alexander.

Ia menegaskan, seluruh beras yang disalurkan berasal dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola langsung oleh Bulog. Untuk menjaga kualitas, pengawasan dilakukan ketat sejak dari gudang hingga sampai ke tangan masyarakat.

“Kami memastikan bahwa kualitas beras dalam kondisi terbaik. Proses sortir, penyimpanan, dan distribusinya dilakukan sesuai standar ketat,” tambahnya.

Langkah Bulog ini tidak hanya menjadi bagian dari upaya stabilisasi pangan, tapi juga memperkuat jaringan ketahanan pangan nasional dari akar rumput.

Dengan pendekatan yang kolaboratif, Bulog Jawa Barat terus membangun koordinasi aktif bersama para pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan tokoh masyarakat, agar program SPHP dan Banpang mencapai sasarannya secara optimal.

“Kami percaya bahwa kerja bersama adalah kunci. Ketika pangan terjangkau dan tersedia, maka ketenangan masyarakat bisa lebih terjaga,” pungkas Alexander.***

Editor : Deny Surya

Tags: berasbulog jabarhargastabil
Share221Tweet138Share55

Trending

Harga Sewa Kos di Bandung 2026
Ragam

Harga Sewa Kos di Bandung 2026, Daerah Ini Masih Terjangkau untuk Mahasiswa dan Karyawan

7 jam ago
umkm
Berita

UMKM Jangan Santai, Salah Kecil Soal Pajak Bisa Berujung Denda hingga Pidana

8 jam ago
Hidayat Nur Wahid Ungkap Asal-usul Halal Bihalal dan Konteks Kebangsaan
Ragam

Hidayat Nur Wahid Ungkap Asal-usul Halal Bihalal dan Konteks Kebangsaan

16 jam ago
Pengajuan KUR BRI di Bandung 2026
Berita

Pengajuan KUR BRI di Bandung 2026 Bisa Online, Ini Syarat dan Cara Lengkapnya

18 jam ago
Nina Fitriana Desak Pemkot Bandung Percepat Transformasi Angkot
Kota Bandung

Nina Fitriana Desak Pemkot Bandung Percepat Transformasi Angkot

18 jam ago
  • Redaksi
  • About
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Dewan Pers
  • Advertise
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!