BandungOKE
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!Baru
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

Macan Tutul Kabur, FK3I Kritik BBKSDA dan Lembang Park & Zoo

Denny Surya
8 September 2025 - 15:59
Drama Macan Tutul Lepas, Wisata Lembang Park and Zoo Lumpuh



Bandung, BandungOke – Seekor macan tutul Jawa (Panthera pardus melas) yang dititipkan oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat dilaporkan kabur dari kandang karantina Lembang Park & Zoo pada akhir Agustus 2025.

Jejak satwa dilindungi itu ditemukan mengarah ke kawasan hutan lindung Gunung Tangkuban Parahu.

RelatedPosts

Mudik Lebaran Penuh Drama, Pemudik Tertinggal di Rest Area Tol Cipali, Polisi Antar Naik Motor Kejar Keluarga

Arus Mudik Lebaran 2026 Membludak, 270 Ribu Kendaraan Padati Tol MBZ

KA Menoreh Tertemper Truk di Dompyong, Jalur Hilir Sempat Lumpuh

Kepala BBKSDA Jawa Barat memastikan satwa tersebut tidak lagi berada di area wisata. Operasi pencarian kini difokuskan di kawasan hutan, dengan dukungan pemantauan drone thermal, unit K9, hingga patroli lapangan untuk mencegah potensi konflik antara satwa dan warga.

Meski demikian, insiden ini menuai kritik keras. Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (FK3I) Pusat menilai kaburnya macan tutul menunjukkan lemahnya pengawasan. Ketua FK3I Pusat, Dedi Kurniawan, menyampaikan kekecewaannya.

“Macan tutul titipan BBKSDA dalam waktu sehari dinyatakan kabur, ini sangat menyedihkan. Kami memandang pihak BBKSDA Jabar dan Lembang Park & Zoo tidak profesional dalam mengawasi satwa yang masih layak dilepasliarkan,” ujarnya.

FK3I juga menyoroti kurangnya keterbukaan informasi. “Kami sulit mendapat informasi jelas bagaimana kronologinya. Macan tutul itu seharusnya berada dalam kandang karantina yang sesuai dan kuat. Kami juga mendapat banyak keluhan masyarakat atas hilangnya satwa di area Lembang Zoo,” kata Dedi.

Pihaknya mendesak agar BBKSDA melakukan audit menyeluruh.
“Kami meminta BBKSDA memeriksa sarana dan prasarana Lembang Zoo sesuai regulasi izin sebagai lembaga konservasi. Perlu evaluasi karena sudah membuat resah warga dan menunjukkan ketidakprofesionalan dalam penanganan satwa dilindungi,” lanjutnya.

Selain itu, FK3I menegaskan perlunya transparansi soal dugaan pergerakan satwa ke kawasan Tangkuban Parahu. “Kami minta BBKSDA memberikan kronologis beserta bukti konkret, bukan sekadar asumsi. Hal konyol ini tidak boleh jadi preseden buruk bagi lembaga konservasi,” tambahnya.

Macan tutul Jawa merupakan satwa endemik yang statusnya kritis (Critically Endangered) menurut IUCN. Kehilangannya dari lembaga konservasi bukan hanya mengkhawatirkan masyarakat, tetapi juga menambah catatan buruk tata kelola konservasi satwa di Indonesia.

Tags: bbksda jabarFK3Ikarantina satwakonservasi satwaLembang Park & Zoomacan tutul jawamacan tutul kaburTangkuban Parahu
Share225Tweet141Share56

Trending

Harga Sewa Kos di Bandung 2026
Ragam

Harga Sewa Kos di Bandung 2026, Daerah Ini Masih Terjangkau untuk Mahasiswa dan Karyawan

7 jam ago
umkm
Berita

UMKM Jangan Santai, Salah Kecil Soal Pajak Bisa Berujung Denda hingga Pidana

7 jam ago
Hidayat Nur Wahid Ungkap Asal-usul Halal Bihalal dan Konteks Kebangsaan
Ragam

Hidayat Nur Wahid Ungkap Asal-usul Halal Bihalal dan Konteks Kebangsaan

16 jam ago
Pengajuan KUR BRI di Bandung 2026
Berita

Pengajuan KUR BRI di Bandung 2026 Bisa Online, Ini Syarat dan Cara Lengkapnya

17 jam ago
Nina Fitriana Desak Pemkot Bandung Percepat Transformasi Angkot
Kota Bandung

Nina Fitriana Desak Pemkot Bandung Percepat Transformasi Angkot

18 jam ago
  • Redaksi
  • About
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Dewan Pers
  • Advertise
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!