BandungOKE
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!Baru
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

Bupati Buru Lepas Tim ‘Rediscover Buru’ untuk Eksplorasi Alam dan Budaya

Denny Surya
17 September 2025 - 23:47
Bupati Buru Lepas Tim ‘Rediscover Buru’ untuk Eksplorasi Alam dan Budaya



Maluku, BandungOke.com – Bupati Buru secara resmi melepas tim “Buru eXpedition” dalam seremoni di Aula Kantor Bupati Buru, Namlea, Kabupaten Buru, Maluku, Rabu (17/9/2025).

Ekspedisi bertajuk “Rediscover Buru” ini menjadi momentum penting untuk menggali kembali potensi alam, budaya, sekaligus memperkuat upaya konservasi Pulau Buru.

RelatedPosts

Arus Mudik Lebaran 2026 Tembus Rekor Tertinggi, One Way Nasional Berlaku

Nurani Astra Kirim Ambulans dan Alkes untuk Pemulihan Sumatra

Mudik Aman Berbagi Harapan, PTDI Fasilitasi Pemudik ke Kampung Halaman

Ekspedisi ini digagas oleh Wanadri, organisasi pelopor kegiatan alam bebas di Indonesia, bekerja sama dengan Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran (Unpad) dan Mahatva (Mapala Pertanian Unpad).

Tujuan utamanya bukan sekadar petualangan, melainkan riset keanekaragaman hayati, pemetaan potensi sosial-budaya, serta program pemberdayaan masyarakat.

Seremoni pelepasan diwarnai Tari Adat Sawat Buru sebagai penghormatan budaya lokal. Sejumlah pejabat hadir, antara lain Sekda Kabupaten Buru, Asisten II Bupati, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pariwisata, Koordinator Pos Basarnas Namlea, dan Dandim 1506 Namlea.

Ketua Tim Ekspedisi, Yoppy Saragih, menegaskan bahwa kegiatan ini memadukan riset ilmiah, petualangan, konservasi, dan aksi sosial.

“Kami ingin menunjukkan bahwa eksplorasi alam tidak berhenti pada petualangan, tetapi berkembang menjadi riset, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Yoppy dalam keterangan resminya, Kamis (18/9/2025)

Tebing Kaku Mahu hingga Pesisir Pulau Buru

Salah satu capaian besar ekspedisi adalah pemanjatan Tebing Kaku Mahu setinggi 700 meter yang selama ini belum pernah tersentuh.

Tim juga menelusuri hutan Gunung Kapalatmada untuk mengidentifikasi flora yang tahan terhadap perubahan iklim, dengan target publikasi ilmiah, buku populer, hingga rekomendasi kebijakan konservasi.

Selain aspek alam, tim menelusuri warisan budaya lokal sebagai basis pengembangan ekowisata. Mereka juga melakukan sirkumnavigasi pesisir Pulau Buru menggunakan kayak laut untuk memetakan potensi bahari yang masih tersembunyi.

Dalam bidang lingkungan, program yang dijalankan meliputi rehabilitasi mangrove serta pelatihan selam bersertifikat bagi masyarakat untuk penanaman terumbu karang. Dukungan datang dari West Java Conservation Trust Fund (WJCTF) serta komunitas lingkungan di Pulau Buru.

Divisi Kesehatan Masyarakat - Buru eXpedition Melakukan Pemeriksaan Kesehatan Umum dan Mata bagi masyarakat Namlea
Divisi Kesehatan Masyarakat – Buru eXpedition Melakukan Pemeriksaan Kesehatan Umum dan Mata bagi masyarakat Namlea

Aksi Sosial dan Harapan

Ekspedisi juga menyentuh aspek kesehatan masyarakat melalui operasi katarak gratis, pemeriksaan kesehatan, pembagian kacamata baca, dan penyediaan akses air bersih.

Sambutan dari Bupati Buru, diwakili Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Buru , M.Z. Effendy Rada mengatakan “Secara filosofi, ini merupakan keberkahan bagi saudara-saudara kita di Pulau Buru,” ujarnya.

Ia berharap program ini dapat menjadi agenda berkelanjutan yang melibatkan pemerintah, swasta, LSM, media, dan masyarakat setempat.

Rangkaian Kegiatan “Buru eXpedition” April–Oktober 2025, yaitu:

1)Pemanjatan Tebing Kaku Mahu (700 m) pada 20 Mei 2025, sekaligus pendataan flora di wilayah tebing curam.

2)Penelitian Flora Gunung Kapalatmada, Fokus pada identifikasi tumbuhan tahan perubahan iklim. Targetnya: jurnal ilmiah, buku, kebijakan konservasi, hingga penamaan spesies baru.

3)Pendataan Sosial Budaya & Potensi Ekowisata. Observasi berbasis kearifan lokal.

4)Sirkumnavigasi Pesisir Pulau Buru dengan Kayak Laut. Pemetaan potensi pesisir dan laut sebagai identitas bangsa bahari.

5)Rehabilitasi Mangrove. Penanaman dan perawatan mangrove sebagai upaya konservasi dan mitigasi perubahan iklim.

6)Pelatihan Selam Bersertifikat A. Untuk pemeliharaan terumbu karang dan mendukung pariwisata bahari.

7)Program Kesehatan Masyarakat – Operasi katarak, layanan kesehatan umum, distribusi kacamata baca, dan penyediaan air bersih.

Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Wanadri, PERDAMI, BASARNAS, TNI AU, TNI AD, KODAM Pattimura, Dinas Kesehatan Maluku/Buru, serta elemen masyarakat Buru.***

Tags: Buru eXpeditionEkowisataekspedisi wanadrikonservasi alamMalukuMapala Mahatvapulau buruRediscover BuruUniversitas Padjadjaran
Share224Tweet140Share56

Trending

Harga Sewa Kos di Bandung 2026
Ragam

Harga Sewa Kos di Bandung 2026, Daerah Ini Masih Terjangkau untuk Mahasiswa dan Karyawan

7 jam ago
umkm
Berita

UMKM Jangan Santai, Salah Kecil Soal Pajak Bisa Berujung Denda hingga Pidana

7 jam ago
Hidayat Nur Wahid Ungkap Asal-usul Halal Bihalal dan Konteks Kebangsaan
Ragam

Hidayat Nur Wahid Ungkap Asal-usul Halal Bihalal dan Konteks Kebangsaan

16 jam ago
Pengajuan KUR BRI di Bandung 2026
Berita

Pengajuan KUR BRI di Bandung 2026 Bisa Online, Ini Syarat dan Cara Lengkapnya

17 jam ago
Nina Fitriana Desak Pemkot Bandung Percepat Transformasi Angkot
Kota Bandung

Nina Fitriana Desak Pemkot Bandung Percepat Transformasi Angkot

18 jam ago
  • Redaksi
  • About
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Dewan Pers
  • Advertise
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!