“Kemandirian Kesehatan Sebagai Diplomasi Baru Indonesia”
Jakarta, BandungOke – Penghargaan Primaniyarta Lifetime Achievement Award 2025 untuk PT Bio Farma (Persero) bukan sekadar simbol keberhasilan korporasi. Ia adalah pengakuan atas strategi diplomasi kesehatan Indonesia di tengah persaingan global yang semakin kompetitif.
Sebagai produsen vaksin terbesar di Asia Tenggara, Bio Farma telah menjangkau lebih dari 150 negara, menegaskan perannya sebagai duta bangsa di sektor kesehatan.
Pemberian penghargaan ini oleh Kementerian Perdagangan RI menandai posisi strategis Indonesia dalam rantai pasok global produk kesehatan.
Dalam sambutannya, Menteri Perdagangan Budi Santoso menyebut para eksportir seperti Bio Farma sebagai “motor penggerak reputasi Indonesia di mata dunia.” Pernyataan itu menggarisbawahi bahwa ekspor vaksin bukan semata soal perdagangan, tapi juga alat diplomasi yang memperkuat citra Indonesia sebagai negara mandiri dan berdaya saing di bidang sains dan kesehatan.
Direktur Pemasaran Bio Farma, Kamelia Faisal, menegaskan, “Kami tidak hanya mengekspor produk, tetapi juga mengekspor kepercayaan dan reputasi bangsa.”
Penghargaan ini juga beririsan dengan Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yang menempatkan ketahanan dan kemandirian kesehatan nasional sebagai prioritas strategis.
Dalam konteks itu, Bio Farma tampil sebagai ujung tombak transformasi BUMN menuju kekuatan global — dari pabrik vaksin menjadi pemain diplomasi dunia.





