BandungOKE
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!Baru
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

Distribusi Hasil Pertanian Dipercepat Lewat Kereta Khusus KAI

Denny Surya
3 November 2025 - 18:14
Distribusi Hasil Pertanian Dipercepat Lewat Kereta Khusus KAI



Jakarta, BandungOke.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) tengah merampungkan persiapan pengoperasian Kereta Petani dan Pedagang, layanan baru berbasis rel yang dirancang untuk memperlancar distribusi hasil pertanian dan perdagangan lokal.

Uji lintas perdana dilakukan pada 15 Agustus 2025 oleh Balai Yasa Surabaya Gubeng, menandai keseriusan perusahaan membangun transportasi yang produktif dan mendukung ketahanan pangan nasional.

Layanan khusus ini akan pertama kali diterapkan di Banten melalui KAI Commuter. Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menegaskan bahwa kereta ini diorientasikan untuk menutup kesenjangan akses pasar.

RelatedPosts

3 Pihak yang Disorot dalam Kecelakaan Perlintasan Sebidang, Ini Penjelasan Pakar Perkeretaapian

Trauma Usai Kecelakaan KRL, Negara Hadir Pulihkan Luka Batin Korban

Update Tragedi Bekasi Timur: 106 Korban, Jalur Dibuka Bertahap, 24 KA Dibatalkan

“Kami ingin membantu petani dan pedagang menjangkau pasar lebih mudah, efisien, dan terjangkau,” ujarnya dikutip Senin (3/11/2025)

Data BPS Banten 2023 mencatat 609.226 unit usaha pertanian perorangan, banyak di antaranya kesulitan membawa hasil panen ke pasar sehingga nilai jual produk merosot.

Tak heran, survei pengguna Commuter Line Merak menunjukkan dukungan 81,23 persen terhadap hadirnya layanan ini. Bahkan 6,94 persen penumpang mengusulkan penyesuaian jadwal keberangkatan pagi agar sesuai jam aktivitas pasar tradisional.

Tahap awal, kereta akan beroperasi di lintas Rangkasbitung Line menggunakan jadwal Commuter Line Merak dengan penambahan waktu berhenti di sejumlah stasiun untuk memudahkan bongkar muat barang.

KAI masih berkoordinasi dengan DJKA terkait aspek teknis dan keselamatan.

Tingginya mobilitas di jalur ini mencapai 56,8 juta pengguna per Januari–September 2025 menjadi indikator bahwa layanan baru berpotensi menggerakkan ekonomi rakyat.

Program ini diproyeksikan menjadi penguat rantai pasok, sekaligus jembatan antara sentra produksi dan pasar tingkat lokal.***

Tags: bantencommuter linedistribusi panganekonomi daerahkaikereta petani dan pedagang
Share220Tweet138Share55
ADVERTISEMENT

Trending

Tertibkan PKL dan Bangunan Liar, Pemkot Dorong Pedagang Masuk Marketplace Digital
Kota Bandung

Tertibkan PKL dan Bangunan Liar, Pemkot Dorong Pedagang Masuk Marketplace Digital

17 jam ago
Dinsos Jangkau PPKS Jelang Long Weekend, 51 Orang Terjaring
Kota Bandung

Dinsos Jangkau PPKS Jelang Long Weekend, 51 Orang Terjaring

21 jam ago
Komunitas Railfans Jadi Mitra Strategis KAI Daop 2 Bandung
Ragam

Komunitas Railfans Jadi Mitra Strategis KAI Daop 2 Bandung

1 hari ago
Bio Farma Raih Silver Award 2026, Perkuat Ekosistem Halal Industri Kesehatan Nasional
Ekbis

Bio Farma Raih Silver Award 2026, Perkuat Ekosistem Halal Industri Kesehatan Nasional

2 hari ago
Chery Q Siap Guncang Pasar EV Indonesia, Pencarian Digital Naik 80 Persen
Ekbis

Chery Q Siap Guncang Pasar EV Indonesia, Pencarian Digital Naik 80 Persen

2 hari ago
  • Redaksi
  • About
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Dewan Pers
  • Advertise
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!