BandungOKE
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!Baru
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

Kereta Petani–Pedagang, Eksperimen Ekonomi Baru dari Atas Roda Baja di Banten

Andriansyah
2 Desember 2025 - 17:30
Kereta Petani–Pedagang, Eksperimen Ekonomi Baru dari Atas Roda Baja di Banten



Banten, BandungOke — Ada yang berbeda di lintasan Commuter Line Merak sejak 1 Desember. Deretan kursi yang lebih lapang, ruang bagasi yang tak lazim untuk kelas komuter, dan tumpukan keranjang sayur serta kemasan olahan makanan yang tertata rapi.

Kereta Petani dan Pedagang, layanan baru KAI Group hasil kerja teknis Balai Yasa Surabaya Gubeng, resmi menarik garis demarkasi: bahwa jalur rel bisa kembali menjadi urat nadi ekonomi rakyat, bukan sekadar transportasi harian pekerja.

Peluncuran ini bukan sekadar inovasi transportasi. Ia adalah eksperimen negara untuk mengembalikan fungsi sosial rel—fungsi yang dulu pernah menjadi jantung distribusi hasil bumi, tapi lama hilang di bawah bayang-bayang mobilitas pekerja urban.

RelatedPosts

Lonjakan Penumpang Libur Sekolah Diantisipasi, KAI Sumbar Cek Infrastruktur Kereta

Space by KAI Permudah Investor Akses Aset Strategis

KAI Tutup Tiga Perlintasan Liar di Pariaman, Keselamatan Jadi Prioritas

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyebut layanan ini sebagai refleksi kemampuan perkeretaapian nasional menjawab kebutuhan ekonomi lokal.

“Kereta ini dirancang oleh tenaga ahli kami di Balai Yasa Surabaya Gubeng. Setiap detail disiapkan agar perjalanan aman, nyaman, dan tetap tertata, sehingga petani dan pedagang dapat memasarkan produk dengan lebih mudah,” ujar Anne. Selasa (2/12/2025)

Tarif Rp3.000 untuk petani dan pedagang—harga yang nyaris simbolis—muncul berkat skema Public Service Obligation (PSO) DJKA Kemenhub. Di balik tarif murah itu, terbentang strategi pemerintah untuk mendekatkan pasar, memotong biaya logistik mikro, dan menggeser distribusi barang berskala kecil agar lebih efisien.

Kereta yang disiapkan KAI memiliki 73 kursi dan area bagasi yang diatur ulang agar muat dua koli barang berukuran 100 x 40 x 30 cm per pengguna. Layanan ini dirangkaikan ke 14 perjalanan Commuter Line Merak per hari, melintasi 11 stasiun dari Rangkasbitung hingga Merak. Syaratnya sederhana: pemilik usaha perlu mendaftarkan Kartu Petani dan Pedagang agar dapat membeli tiket H-7 atau boarding lebih awal.

Di lapangan, sistemnya berjalan seperti logistik kecil yang terorganisir. Penumpang membawa sayuran pagi, keripik, makanan olahan, hingga kerajinan. Pada hari pertama operasi, 95 pengguna tercatat memanfaatkan layanan baru ini dari total 12.391 penumpang Commuter Line Merak.

Kereta ini bukan sekadar alat angkut. Ia adalah negosiasi ulang ruang ekonomi di jalur rel: bagaimana petani kecil bisa menembus pasar Serang, Cilegon, hingga Merak tanpa ongkos angkutan darat yang bengkak.

Bagi Anne, desain Balai Yasa Surabaya Gubeng menjadi titik penting: kuat secara teknis, fungsional secara sosial.

“Layanan ini membantu kelancaran aktivitas perdagangan harian masyarakat, khususnya petani dan pedagang kecil yang mengandalkan transportasi berbasis rel. KAI akan terus berkolaborasi dengan Pemerintah untuk menghadirkan layanan yang memberi manfaat sosial dan ekonomi,” tutup Anne.

Terlihat jelas bahwa Kereta Petani dan Pedagang bukan sekadar program baru, tetapi langkah untuk mengembalikan rel sebagai koridor ekonomi rakyat.

Jika eksperimen ini berhasil di Merak, bukan tidak mungkin jalur–jalur komuter lain menyusul, menghadirkan ekosistem ekonomi mikro yang bergerak di atas roda baja.***

Tags: bantencommuter line merakekonomi rakyatkaikereta apikereta petani pedagangps0 kemenhubtransportasi publik
Share226Tweet142Share57
ADVERTISEMENT

Trending

Bandung Zoo Punya Pengelola Baru, Karyawan Tegaskan Siap Bekerja Profesional
Kota Bandung

Bandung Zoo Punya Pengelola Baru, Karyawan Tegaskan Siap Bekerja Profesional

6 jam ago
Lonjakan Penumpang Libur Sekolah Diantisipasi, KAI Sumbar Cek Infrastruktur Kereta
Nasional

Lonjakan Penumpang Libur Sekolah Diantisipasi, KAI Sumbar Cek Infrastruktur Kereta

8 jam ago
PTDI Dukung Lansia Tetap Sehat dan Aktif Lewat Program Pemeriksaan Gratis
Ragam

PTDI Dukung Lansia Tetap Sehat dan Aktif Lewat Program Pemeriksaan Gratis

1 hari ago
121 Karyawan Siap Sambut Pengelola Baru Bandung Zoo
Kota Bandung

121 Karyawan Siap Sambut Pengelola Baru Bandung Zoo

1 hari ago
Permintaan Melonjak, KA Cikuray Garut-Jakarta Cetak Okupansi di Atas 100 Persen
Ekbis

Permintaan Melonjak, KA Cikuray Garut-Jakarta Cetak Okupansi di Atas 100 Persen

1 hari ago
  • Redaksi
  • About
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Dewan Pers
  • Advertise
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!