BandungOKE
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!Baru
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

Bantuan Pangan Jabar Digulirkan,3.3 Juta KPM Terima Manfaat

Denny Surya
3 Desember 2025 - 17:16
Bantuan Pangan Jabar Digulirkan,3.3 Juta KPM Terima Manfaat



Bandung, BandungOke — Hujan sedari pagi di Bandung tidak menghentikan ritme distribusi beras di gudang-gudang Bulog Kanwil Jawa Barat.

Sejak 30 Oktober 2025, truk bantuan pangan bergerak serentak ke seluruh provinsi. Program Bantuan Pangan (Banpang) Tahap II masih berjalan hingga hari ini, menyisir rumah tangga penerima manfaat di desa hingga pusat kota.

RelatedPosts

Tragedi Huru dan Hara di Bandung Zoo, Ini Instruksi Megawati Untuk PDIP Jabar!

Achmad Ru’yat Sosialisasikan MBG di Bogor, Tekankan Kehadiran Negara untuk Gizi Anak

Ono Surono Turun ke Bandung Zoo, Soroti Kematian Huru-Hara dan Nasib Karyawan

Peluncuran nasional dilakukan serentak di seluruh Indonesia. Di Jawa Barat, ribuan warga menerima simbolis paket bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

Total penerima manfaat mencapai 3,3 juta penduduk—angka yang menggambarkan skala operasi pangan terbesar di provinsi ini sepanjang tahun.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Jawa Barat, Nurman Susilo, menegaskan publik tidak perlu panik menghadapi isu kelangkaan.

“Stok Bulog Jabar sangat mencukupi hingga panen raya tahun depan,” ujarnya dalam keterangan tertulis. Rabu (3/12/2025)

Penegasan itu meredam kekhawatiran yang sempat merebak di tengah naiknya permintaan menjelang akhir tahun.

Bulog memotret kondisi konsumsi beras di Jawa Barat secara teliti. Dengan proyeksi penduduk 50,7 juta jiwa dan konsumsi rata-rata 79 kilogram per kapita per tahun, kebutuhan beras mencapai lebih dari empat juta ton per tahun—atau sekitar 334 ribu ton per bulan.

Hingga November, Bulog telah menggelontorkan 126.435 ton beras dari program Banpang dan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Jumlah itu setara 37,8 persen dari kebutuhan bulanan masyarakat Jabar.

Kombinasi Banpang—yang menyasar sisi permintaan—dan SPHP—yang menyentuh pasokan—menjadi intervensi ganda yang sengaja didorong pemerintah untuk menutup celah gejolak harga. Efek gandanya mulai terasa di pasar dengan harga beras bergerak stabil, pasokan merata, dan pedagang tidak lagi menahan stok.

Menjelang pergantian tahun, Bulog berharap stabilitas ini menjadi bantalan penting bagi pengendalian inflasi. Ketika distribusi berjalan tanpa hambatan dan stok aman, kepanikan pasar bisa ditekan.

Di banyak titik, warga menyebut langkah Bulog sebagai “napas panjang” jelang masa paceklik awal tahun.

Di Jawa Barat, operasi pangan ini bukan sekadar distribusi beras. Ia adalah pesan bahwa negara hadir—lengkap dengan hitungan matematis, logistik, dan komitmen yang tidak putus—untuk menjaga agar kebutuhan paling dasar tetap terjangkau.***

Tags: bantuan panganberasbulogekonomiharga panganinflasijabar
Share223Tweet140Share56

Trending

Harga Sewa Kos di Bandung 2026
Ragam

Harga Sewa Kos di Bandung 2026, Daerah Ini Masih Terjangkau untuk Mahasiswa dan Karyawan

5 jam ago
umkm
Berita

UMKM Jangan Santai, Salah Kecil Soal Pajak Bisa Berujung Denda hingga Pidana

6 jam ago
Hidayat Nur Wahid Ungkap Asal-usul Halal Bihalal dan Konteks Kebangsaan
Ragam

Hidayat Nur Wahid Ungkap Asal-usul Halal Bihalal dan Konteks Kebangsaan

15 jam ago
Pengajuan KUR BRI di Bandung 2026
Berita

Pengajuan KUR BRI di Bandung 2026 Bisa Online, Ini Syarat dan Cara Lengkapnya

16 jam ago
Nina Fitriana Desak Pemkot Bandung Percepat Transformasi Angkot
Kota Bandung

Nina Fitriana Desak Pemkot Bandung Percepat Transformasi Angkot

16 jam ago
  • Redaksi
  • About
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Dewan Pers
  • Advertise
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!