Bandung, BandungOke – Di Universitas Padjadjaran, pelantikan para Dekan Fakultas dan Sekolah periode 2026–2030 bukan hanya prosesi seremonial pergantian jabatan.
Dalam bingkai tata kelola pendidikan tinggi, momentum ini dibaca sebagai bagian dari transformasi organisasi—upaya menjaga kesinambungan kepemimpinan di tengah dinamika kebijakan, persaingan akademik, dan tuntutan publik terhadap kinerja perguruan tinggi.
Pelantikan digelar di Ruang Serba Guna Gedung 2 Lantai 4, Jalan Dipati Ukur, Bandung, Jumat, 2 Januari 2026. Dalam sambutannya, Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita menegaskan bahwa pergantian pimpinan merupakan proses yang melekat dalam perjalanan institusi.
Di hadapan para dekan baru, Rektor memberi penekanan pada makna jabatan sebagai amanah publik dan akademik, bukan puncak karier personal.
“Jabatan ini bukan anugerah atau pencapaian karier, tetapi mengandung amanah yang sangat besar. Menjadi Dekan bukan untuk dibanggakan, melainkan kewajiban yang harus dipenuhi secara penuh dan tidak main-main,” ujar Rektor Jumat (2/1/2026)
Nada reflektif itu menggarisbawahi pesan kepemimpinan: sumpah jabatan harus menjadi pedoman kebijakan dan tindakan, terutama di tengah tuntutan peningkatan mutu riset, pembelajaran, dan tata kelola fakultas.
Apresiasi pada Fondasi Kinerja Periode Sebelumnya
Rektor juga menyampaikan penghargaan kepada para Dekan periode 2020–2025. Di tengah perubahan lingkungan pendidikan tinggi, capaian mereka dinilai menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan kinerja institusi.
“Saya atas nama Unpad mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kerja keras para Dekan periode 2020–2025. Apa yang telah dilakukan sudah sangat baik dan mudah-mudahan dapat menjadi inspirasi dan suri teladan bagi Dekan periode selanjutnya,” kata Rektor.
Di tingkat kebijakan, kontinuitas kepemimpinan diposisikan sebagai faktor krusial dalam menjaga stabilitas program akademik sekaligus membuka ruang bagi inovasi.
Harapan Kinerja dan Arah Penguatan Fakultas
Memasuki periode 2026–2030, Rektor menyatakan keyakinannya terhadap kapasitas para dekan baru untuk melanjutkan capaian positif dan menghadirkan peningkatan kinerja fakultas, baik pada aspek akademik, kolaborasi riset, maupun perluasan jejaring.
“Selamat bekerja kepada seluruh Dekan yang baru dilantik, mudah-mudahan Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan dan keberkahan dalam upaya bersama membawa Unpad menjadi lebih maju dan lebih baik,” ujar Rektor.
Daftar pimpinan fakultas dan sekolah yang dilantik mencakup berbagai rumpun keilmuan — mulai dari ekonomi, sosial-humaniora, sains, kesehatan, hingga vokasi — menandai distribusi mandat kepemimpinan di seluruh ekosistem akademik Unpad.
Di tengah peta persaingan perguruan tinggi yang semakin ketat, pelantikan ini menjadi penanda arah: kepemimpinan akademik dipandang bukan sekadar struktur administratif, melainkan instrumen strategis untuk memastikan transformasi berjalan dengan integritas, kinerja, dan keberlanjutan.***





