BandungOKE
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!Baru
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

Swasembada Beras, Arah Baru Kebijakan Pangan di Era Prabowo

Denny Surya
8 Januari 2026 - 08:25
Swasembada Beras, Arah Baru Kebijakan Pangan di Era Prabowo



Karawang, BandungOke — Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menjadikan momen panen raya di Karawang sebagai deklarasi politik pangan.

Dalam forum terbuka bersama petani dan penyuluh pertanian, Prabowo mengumumkan Indonesia resmi mencapai swasembada pangan tahun 2025, dengan komoditas utama beras sebagai indikator kedaulatan produksi.

RelatedPosts

Arus Mudik Lebaran 2026 Tembus Rekor Tertinggi, One Way Nasional Berlaku

Nurani Astra Kirim Ambulans dan Alkes untuk Pemulihan Sumatra

Mudik Aman Berbagi Harapan, PTDI Fasilitasi Pemudik ke Kampung Halaman

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahmin, dengan ini mengumumkan telah tercapainya swasembada pangan tahun 2025 bagi seluruh bangsa Indonesia. Terima kasih,” ujar Prabowo seraya menumbukkan alu ke lesung sebagai simbol swasembada. Dikutip Kamis (8/1)

Deklarasi ini bukan sekadar seremoni produksi, tetapi juga memberi pesan bahwa negara memilih berdiri di jalur kemandirian pangan untuk mengurangi ketergantungan pada impor dan memperkuat rantai pasok domestik.

Di hadapan petani, Prabowo menegaskan kerja kolektif sektor pertanian sebagai fondasi kebijakan baru.

“Terima kasih, seluruh komunitas pertanian di Indonesia. saudara bekerja keras kita sudah swasembada, satu tahun, kita sudah berdiri di atas kaki kita sendiri, satu tahun, kita sudah tidak tergantung bangsa-bangsa lain,” tegasnya.

Dalam perspektif ekonomi, klaim swasembada ini sekaligus menjadi ujian bagi pemerintah dalam memastikan kesinambungan produksi lintas musim, memperbaiki efektivitas subsidi & pupuk, memperkuat irigasi dan mekanisasi, menata ulang tata niaga gabah & beras.

Bagi pasar pangan, keberhasilan swasembada akan diuji pada stabilitas harga konsumen tanpa mengorbankan harga pokok petani.

Pemerintah dituntut menyeimbangkan dua kepentingan pertama kemandirian nasional dan kedua adalah kesejahteraan produsen di hilir.

Swasembada di era Prabowo dengan demikian menjadi lebih dari capaian produksi ia adalah kontrak kebijakan bahwa negara memilih bertaruh pada sektor pertanian sebagai penopang ekonomi pangan jangka panjang.***

Tags: ekonomiKarawangkebijakan panganpanganpertanian nasionalPrabowo Subiantoswasembada beras
Share224Tweet140Share56

Trending

Harga Sewa Kos di Bandung 2026
Ragam

Harga Sewa Kos di Bandung 2026, Daerah Ini Masih Terjangkau untuk Mahasiswa dan Karyawan

7 jam ago
umkm
Berita

UMKM Jangan Santai, Salah Kecil Soal Pajak Bisa Berujung Denda hingga Pidana

7 jam ago
Hidayat Nur Wahid Ungkap Asal-usul Halal Bihalal dan Konteks Kebangsaan
Ragam

Hidayat Nur Wahid Ungkap Asal-usul Halal Bihalal dan Konteks Kebangsaan

16 jam ago
Pengajuan KUR BRI di Bandung 2026
Berita

Pengajuan KUR BRI di Bandung 2026 Bisa Online, Ini Syarat dan Cara Lengkapnya

17 jam ago
Nina Fitriana Desak Pemkot Bandung Percepat Transformasi Angkot
Kota Bandung

Nina Fitriana Desak Pemkot Bandung Percepat Transformasi Angkot

18 jam ago
  • Redaksi
  • About
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Dewan Pers
  • Advertise
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!