BandungOKE
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!Baru
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

DBD Turun Tapi Sampah Mengancam, Wali Kota Bandung Minta Warga Siaga

Abdul Hadi
9 Januari 2026 - 12:02
DBD Turun Tapi Sampah Mengancam, Wali Kota Bandung Minta Warga Siaga



Bandung, BandungOke – Penurunan kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Bandung tak membuat Wali Kota Muhammad Farhan lengah.

Ia justru mewanti-wanti potensi lonjakan penyakit dan krisis lingkungan jika kewaspadaan warga mengendur—terutama soal sampah.

Pesan itu disampaikan Farhan dalam kegiatan Siskamling Siaga Bencana di Kelurahan Balonggede, Kecamatan Regol, Kamis, 8 Januari 2026. Menurutnya, forum kewilayahan bukan sekadar formalitas, melainkan alat membaca masalah riil kota.

RelatedPosts

Bandung Zoo Punya Pengelola Baru, Karyawan Tegaskan Siap Bekerja Profesional

121 Karyawan Siap Sambut Pengelola Baru Bandung Zoo

Resmi! Fauna Land Ancol Kuasai Bandung Zoo, Pemkot Janjikan Era Baru Konservasi

“Saya ingin dengar langsung dari RW. Yang bisa langsung dieksekusi, kita kerjakan sekarang. Yang perlu pendalaman, besok saya survei lagi,” ujarnya. Dikutip Jumat (9/1)

Farhan mengingatkan, meski dalam setahun terakhir tak ada kematian akibat DBD, penyakit ini bersifat siklikal dan kerap meningkat di awal tahun. Pencegahan, kata dia, bertumpu pada perilaku warga.

“Kalau demam tinggi mendadak dan sulit turun, jangan tunggu parah. Segera ke puskesmas,” katanya.

Di luar isu kesehatan, Farhan menyinggung persoalan keamanan lingkungan—mulai dari minimnya penerangan jalan hingga pohon besar yang rawan dimanfaatkan pelaku kejahatan. Ia meminta organisasi perangkat daerah segera turun tangan, meski mengakui ada dilema antara menjaga ruang hijau dan rasa aman.

“Aturannya harus kita patuhi, tapi warga juga harus merasa aman. Kita cari solusinya,” ujarnya.

Sorotan paling keras justru diarahkan pada persoalan sampah. Farhan menyebut, tanpa perubahan pola pengelolaan, krisis bisa terjadi kapan saja. Ia mendorong RW menjalankan program Gaslah dan memastikan sampah organik selesai di hari yang sama.

“Sampah hari ini harus habis hari ini. Jangan ditumpuk, jangan dikubur, itu melanggar hukum,” katanya.

Ia menegaskan, keberhasilan penanganan masalah kota tak bisa hanya dibebankan pada pemerintah.

“Solusinya bukan saling menyalahkan, tapi kerja bareng. Pemerintah hadir, warga ikut bergerak,” pungkas Farhan.***

Tags: DBD BandungGaslahKesehatan LingkunganPemkot BandungSampah Kota
Share224Tweet140Share56
ADVERTISEMENT

Trending

Bandung Zoo Punya Pengelola Baru, Karyawan Tegaskan Siap Bekerja Profesional
Kota Bandung

Bandung Zoo Punya Pengelola Baru, Karyawan Tegaskan Siap Bekerja Profesional

5 jam ago
Lonjakan Penumpang Libur Sekolah Diantisipasi, KAI Sumbar Cek Infrastruktur Kereta
Nasional

Lonjakan Penumpang Libur Sekolah Diantisipasi, KAI Sumbar Cek Infrastruktur Kereta

7 jam ago
PTDI Dukung Lansia Tetap Sehat dan Aktif Lewat Program Pemeriksaan Gratis
Ragam

PTDI Dukung Lansia Tetap Sehat dan Aktif Lewat Program Pemeriksaan Gratis

1 hari ago
121 Karyawan Siap Sambut Pengelola Baru Bandung Zoo
Kota Bandung

121 Karyawan Siap Sambut Pengelola Baru Bandung Zoo

1 hari ago
Permintaan Melonjak, KA Cikuray Garut-Jakarta Cetak Okupansi di Atas 100 Persen
Ekbis

Permintaan Melonjak, KA Cikuray Garut-Jakarta Cetak Okupansi di Atas 100 Persen

1 hari ago
  • Redaksi
  • About
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Dewan Pers
  • Advertise
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!