JAKARTA, BandungOke — PT Kereta Api Indonesia (Persero) mulai mengoperasikan 34 rangkaian Stainless Steel New Generation (SSNG) untuk mempercepat modernisasi layanan kereta api jarak jauh.
Rangkaian baru ini resmi melayani KA Gajayana dan KA Parahyangan, dua rute padat penumpang di Pulau Jawa.
Mulai Sabtu, 10 Januari 2026, rangkaian eksekutif SSNG digunakan pada KA Gajayana relasi Malang–Gambir (PP). KAI menyebut pengoperasian dilakukan setelah seluruh sarana memenuhi standar keselamatan dan kelayakan operasi.
“Mulai hari ini KA Gajayana menggunakan rangkaian Stainless Steel New Generation. Seluruh sarana telah melalui uji keselamatan dan kelayakan operasi sebelum melayani pelanggan,” ujar Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba. Sabtu (10/1)
Perluasan penggunaan kereta SSNG KAI berlanjut pada Minggu, 11 Januari 2026, mencakup KA Gajayana rute Gambir–Malang serta KA Parahyangan (132–133) relasi Gambir–Bandung pulang-pergi.
Dalam satu perjalanan, rangkaian KA Gajayana SSNG terdiri atas 8 Kereta Eksekutif, 1 Kereta Makan, 1 Kereta Luxury Generasi Kedua, dan 1 Kereta Pembangkit, seluruhnya berbasis Stainless Steel New Generation. Pembaruan meliputi desain interior, kursi ergonomis, sistem informasi perjalanan, serta peningkatan keandalan sarana.
Hingga November 2025, KAI telah menerima 34 trainset SSNG produksi PT INKA. Penambahan armada ini memperkuat kapasitas layanan sekaligus kesiapan operasional menghadapi lonjakan mobilitas penumpang.
“Modernisasi sarana menjadi elemen penting dalam menjaga kualitas layanan. KAI memastikan setiap rangkaian yang dioperasikan memenuhi standar keselamatan dan kenyamanan pelanggan,” kata Anne.
Penumpang dapat mengecek jadwal dan membeli tiket KA Gajayana dan KA Parahyangan melalui aplikasi Access by KAI dan kanal resmi penjualan KAI lainnya.***





