close
RCAST.NET
HOT
BandungOKE
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

Kemendukbangga Turun ke Sukabumi, Putus Stunting Lewat Program Genting

by Denny Surya
13 Januari 2026 - 16:01
Kemendukbangga Turun ke Sukabumi, Putus Stunting Lewat Program Genting

Sukabumi, BandungOke — Pemerintah pusat melalui Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN turun langsung ke Kabupaten Sukabumi untuk memutus mata rantai stunting lewat Program Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting).

Intervensi yang dilakukan tidak sekadar membagi bantuan, tetapi menyasar akar masalah kemiskinan struktural mulai dari rumah tak layak, sanitasi buruk, hingga minimnya asupan gizi.

RelatedPosts

Tiket KA Lebaran 2026 Resmi Dijual Bertahap Mulai 25 Januari

Perlintasan Sebidang Masih Rawan,  Bukti Lemahnya Kebijakan Keselamatan Publik

MSB 17 Tahun: Menjaga Ruang Sastra di Tengah Riuh Zaman

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji memimpin langsung kunjungan lapangan bersama mitra seperti Lazismu, Rotary Indonesia, dan Kitabisa, didampingi pemerintah daerah serta aparat teritorial. Mereka memverifikasi keluarga risiko stunting (KRS) yang menjadi sasaran utama program.

Hasil verifikasi di lapangan menunjukkan potret yang nyaris seragam yakni rumah reyot, tanpa air bersih, MCK tidak memadai, dan anak-anak yang tumbuh dengan asupan gizi di bawah standar. Kombinasi ini, menurut Wihaji, adalah pintu masuk stunting yang selama ini kerap diabaikan.

“Yang paling penting adalah menyelamatkan generasi berikutnya. Anak-anak ini harus kita jaga agar ke depan kehidupannya jauh lebih baik. Karena itu, pemerintah wajib hadir,” kata Wihaji. Dikutip Selasa (13/1)

Lewat Program Genting, intervensi dirancang lintas sektor. Dua rumah KRS akan direnovasi melalui program rumah tidak layak huni, dibangun MCK, disediakan akses air bersih, dan keluarga mendapat bantuan gizi selama enam bulan.

Semua proses berada dalam pengawasan Tim Pendamping Keluarga (TPK) agar perubahan yang terjadi tidak bersifat sesaat.

“Melalui Program Genting, pemerintah tidak hanya memberikan bantuan sementara, tetapi melakukan intervensi menyeluruh. Dua rumah keluarga KRS akan direnovasi melalui program rumah tidak layak huni, dilengkapi pembangunan MCK, penyediaan air bersih, serta bantuan asupan gizi yang diberikan selama enam bulan dan tetap dalam pengawasan Tim Pendamping Keluarga (TPK),” ujar Wihaji.

Salah satu keluarga yang dikunjungi adalah keluarga almarhum Raya, yang sebelumnya sempat menjadi sorotan publik. Kini rumah mereka telah direnovasi, sanitasi diperbaiki, dan air bersih tersedia.

Intervensi itu menjadi contoh bagaimana negara masuk ke ruang paling privat: dapur, kamar mandi, hingga pola asuh.

Apalagi, ibu almarhum Raya baru melahirkan bayi bernama Raina Raya Nurrizky pada 4 Januari 2026. Wihaji menekankan pentingnya fase paling krusial dalam hidup seorang anak.

“Anak ini amanah Allah, mesti kita jaga, mulai dari penuhi kebutuhan ASI eksklusif-nya, jangan dikasih makanan pendamping yang lain dulu sampai 6 bulan dan ibunya juga ikut ber-KB jangka panjang agar pengasuhan anaknya bisa optimal,” pesannya.

Bagi Kemendukbangga / BKKBN, stunting bukan sekadar soal tinggi badan, tetapi soal masa depan. Periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) menjadi garis pertahanan terakhir. Jika gagal di fase ini, peluang pemulihan anak yang sudah stunting hanya sekitar 20 persen.

“Anak-anak ini memiliki hak untuk tumbuh sehat dan menjadi generasi penerus bangsa. Menyelamatkan satu anak berarti menyelamatkan satu generasi,” tegas Wihaji.

Dengan menggandeng pemerintah daerah dan mitra filantropi, Kemendukbangga/BKKBN berharap Program Genting di Sukabumi menjadi prototipe intervensi negara yang tidak lagi seremonial, melainkan benar-benar menyentuh akar persoalan keluarga miskin dan risiko stunting.***

Tags: Program Genting BKKBNstunting Sukabumi
Share222Tweet139Share56

Trending

KAI Daop 2 Tambah 4 KA untuk Nataru, Antisipasi Lonjakan Penumpang
Jawa Barat

Tiket KA Lebaran 2026 Resmi Dijual Bertahap Mulai 25 Januari

2 hari ago
Puskesmas Garuda Buka 24 Jam, Akses Layanan Kesehatan Warga Bandung Kian Longgar
Kota Bandung

Puskesmas Garuda Buka 24 Jam, Akses Layanan Kesehatan Warga Bandung Kian Longgar

3 hari ago
Toyota New Veloz Hybrid EV: Tantangan Baru di Pasar MPV Indonesia
Nasional

Toyota New Veloz Hybrid EV: Tantangan Baru di Pasar MPV Indonesia

3 hari ago
Stasiun Jatake Siap Beroperasi, Keselamatan Jadi Kunci Mobilitas Warga
Nasional

Stasiun Jatake Siap Beroperasi, Keselamatan Jadi Kunci Mobilitas Warga

3 hari ago
Perlintasan Sebidang Masih Rawan,  Bukti Lemahnya Kebijakan Keselamatan Publik
Jawa Barat

Perlintasan Sebidang Masih Rawan,  Bukti Lemahnya Kebijakan Keselamatan Publik

4 hari ago
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam