Bandung, BandungOke — Pagi di RW 03 Kelurahan Cijagra, Kecamatan Lengkong, Bandung, tak hanya diisi obrolan ringan para lansia.
Di sebuah Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu), awal tahun 2026 dibuka dengan denyut kepedulian yakni pemeriksaan kesehatan gratis yang mendekatkan layanan medis ke mereka yang paling membutuhkan.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PT Dirgantara Indonesia (PTDI) kembali hadir menyapa warga lanjut usia. Bukan sekadar agenda tahunan, kegiatan ini telah menjelma menjadi ruang aman—tempat lansia memeriksa kesehatan sekaligus merasa diperhatikan.
Sebanyak 80 lansia mengikuti pemeriksaan yang meliputi tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, hingga asam urat. Tim medis dari Poliklinik PTDI tak hanya melakukan pengecekan, tetapi juga menyediakan konsultasi personal.
Di ruang sederhana itu, setiap angka hasil pemeriksaan dijelaskan dengan sabar, setiap keluhan didengarkan tanpa tergesa.
Manager TJSL PTDI, Kerry Apriawan, menegaskan bahwa keberlanjutan program ini bukan soal seremonial.
“Bagi PTDI, keberlanjutan tidak hanya dimaknai sebagai kesinambungan program, tetapi juga konsistensi kehadiran dan kepedulian terhadap kebutuhan nyata masyarakat. Melalui layanan kesehatan preventif ini, kami berharap dapat membantu warga menjaga kualitas hidup, khususnya di usia lanjut,” ujarnya. Kamis (15/1)
Bagi warga, kehadiran PTDI berarti lebih dari sekadar layanan medis. Ibu Dede, salah satu peserta, menyebut kegiatan ini sebagai bentuk perhatian yang jarang mereka dapatkan.
“Alhamdulillah kegiatan seperti ini sangat membantu kami, jadi kami gak usah jauh-jauh cek kesehatan. Selain dekat, kami juga bisa langsung konsultasi. Semoga PTDI bisa terus continue hadir dan peduli seperti ini,” tuturnya.
Data Posbindu Cijagra mencatat RW 03 masih menghadapi risiko tinggi penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, kolesterol, dan asam urat, khususnya pada kelompok usia lanjut.
Dalam konteks ini, pemeriksaan rutin bukan sekadar deteksi dini, melainkan langkah awal menjaga martabat hidup lansia agar tetap sehat dan mandiri.
PTDI memandang layanan kesehatan preventif sebagai intervensi strategis sederhana, namun berdampak panjang. Di tengah keterbatasan akses dan biaya, kehadiran perusahaan negara ini menjadi penyangga yang nyata bagi warga.
Ke depan, PTDI berkomitmen mengembangkan program TJSL yang tak hanya berkelanjutan di atas kertas, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Sebab bagi para lansia di Cijagra, kepedulian adalah obat yang tak tercantum di resep—namun bekerja pelan, menguatkan hidup.***






