close
RCAST.NET
HOT
BandungOKE
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

SMAN 9 Bandung Susun Ulang Arah Pendidikan, Karakter, Prestasi, dan Disiplin Jadi Poros Utama

by Denny Surya
21 Januari 2026 - 17:50
Kepala Sekolah SMAN 9 Agus Hasan Sadzili, S.Pd paparkan berbagai program unggulan disekolahnya. (Foto : Denny S)

Kepala Sekolah SMAN 9 Agus Hasan Sadzili, S.Pd paparkan berbagai program unggulan disekolahnya. (Foto : Denny S)

Bandung, BandungOke – Perubahan kepemimpinan di SMAN 9 Bandung pada awal tahun ini tak sekadar soal pergantian struktur.

Di baliknya, sekolah yang berada di lingkungan Lanud Husein Sastranegara itu tengah merapikan ulang arah pendidikan dengan menyatukan karakter, prestasi, dan kepedulian lingkungan sebagai fondasi utama pembentukan siswa.

RelatedPosts

Lawan Brain Rot, SMAN 6 Cimahi Bangun Karakter Siswa di Era Gawai

SMAN 6 Cimahi Perkuat Karakter Siswa Lewat Program Gapura Pancawaluya

SMKN 1 Cimahi Perkuat Karakter dan Link Industri, 128 MoU Jadi Modal 2026

Kepala SMAN 9 Bandung, Agus Hasan Sadzili, menyebut vis besar sekolah dirumuskan dalam satu frasa yakni Generasi Istimewa dan Rancage.

Istimewa, kata dia, bukan hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang secara karakter dan sosial.

“Kami ingin membentuk generasi yang istimewa dan rancage. Cerdas secara akademik, berprestasi secara non-akademik, punya karakter kuat, dan sadar lingkungan,” kata Agus Hasan Sadzili kepada wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Pendidikan (FWP) Jabar Rabu (21/1)

Wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Pendidikan (FWP) Jabar saat melakukan wawancara dengan Kepala Sekolah SMAN 9 Agus Hasan Sadzili, S.Pd terkait berbagai program unggulan disekolahnya. Rabu (21/1)
Wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Pendidikan (FWP) Jabar saat melakukan wawancara dengan Kepala Sekolah SMAN 9 Agus Hasan Sadzili, S.Pd terkait berbagai program unggulan di sekolahnya. Rabu (21/1)

Visi itu, kata Agus, diterjemahkan ke dalam program kerja yang menyentuh aktivitas harian siswa. SMAN 9 Bandung mengembangkan program ekstrakurikuler tematik harian, yang menjadi pembiasaan karakter sejak pagi hari.

Setiap Senin, siswa mengikuti upacara atau apel pagi untuk menanamkan nasionalisme. Selasa diisi Selasih—Selasa Bebersih—yang menekankan kepedulian pada lingkungan sekolah. Rabu difokuskan pada kebugaran melalui olahraga dan Senam Anak Indonesia Hebat. Kamis diarahkan pada penguatan literasi, sementara Jumat menjadi ruang sarasehan religius yang inklusif bagi seluruh siswa lintas keyakinan.

Menurut Agus, pola ini sengaja dirancang agar sekolah tidak hanya menjadi ruang belajar kognitif.

“Sekolah harus menjadi ekosistem. Nilai karakter tidak cukup diajarkan, tapi harus dibiasakan setiap hari,” ujarnya.

Menguatkan Prestasi Non-Akademik dan Ikon Basket

Di bidang kesiswaan, SMAN 9 Bandung juga tengah mengembalikan identitas lamanya sebagai sekolah dengan prestasi non-akademik yang kuat.

Wakil Kepala Sekolah SMAN 9 Bandung Bidang Bidang Kesiswaan Tanu Patrayana, S.Pd
Wakil Kepala Sekolah SMAN 9 Bandung Bidang Bidang Kesiswaan Tanu Patrayana, S.Pd

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Tanu Patrayana, menegaskan bahwa penguatan brand sekolah menjadi fokus utama.

“Kami ingin mengangkat kembali nama besar SMAN 9 Bandung, bukan hanya di akademik, tapi juga sangat kuat di non-akademik,” ujar Tanu Patrayana.

Olahraga bola basket kembali dikukuhkan sebagai ikon utama sekolah. Namun, menurut Tanu, fokus prestasi tidak berhenti di satu cabang.

“Selain basket, kami dorong siswa aktif di OSN, O2SN, dan FLS2N, baik sains, olahraga, maupun seni. Prestasi harus beragam agar semua potensi siswa punya ruang,” katanya.

Di sisi lingkungan, kata Tanu, SMAN 9 Bandung menjalankan program program penghijauan dan kebijakan zero waste.

“Siswa diwajibkan membawa tumbler dan tempat makan sendiri untuk menekan sampah plastik.” Katanya.

Sementara itu, bidang humas juga menggulirkan gerakan “Rereongan Sapoe Sarebu”, yang menjadi ruang solidaritas bagi siswa dan keluarga besar sekolah.

“Sekolah bukan hanya tempat belajar, tapi juga tempat saling menjaga,” ujar Agus.

Dengan pendekatan yang memadukan disiplin, prestasi, dan empati sosial, SMAN 9 Bandung berupaya menegaskan diri sebagai sekolah negeri yang tidak sekadar mencetak lulusan berijazah, tetapi generasi yang siap hidup di tengah masyarakat.***

Tags: Kepala SekolahpendidikanPrestasi SiswaSekolah MenengahSMAN 9 Bandung
Share219Tweet137Share55

Trending

KAI Daop 2 Tambah 4 KA untuk Nataru, Antisipasi Lonjakan Penumpang
Jawa Barat

Tiket KA Lebaran 2026 Resmi Dijual Bertahap Mulai 25 Januari

1 hari ago
Puskesmas Garuda Buka 24 Jam, Akses Layanan Kesehatan Warga Bandung Kian Longgar
Kota Bandung

Puskesmas Garuda Buka 24 Jam, Akses Layanan Kesehatan Warga Bandung Kian Longgar

1 hari ago
Toyota New Veloz Hybrid EV: Tantangan Baru di Pasar MPV Indonesia
Nasional

Toyota New Veloz Hybrid EV: Tantangan Baru di Pasar MPV Indonesia

1 hari ago
Stasiun Jatake Siap Beroperasi, Keselamatan Jadi Kunci Mobilitas Warga
Nasional

Stasiun Jatake Siap Beroperasi, Keselamatan Jadi Kunci Mobilitas Warga

2 hari ago
Perlintasan Sebidang Masih Rawan,  Bukti Lemahnya Kebijakan Keselamatan Publik
Jawa Barat

Perlintasan Sebidang Masih Rawan,  Bukti Lemahnya Kebijakan Keselamatan Publik

2 hari ago
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam