BandungOKE
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!Baru
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

Ignasius Jonan, Keteladanan yang Tinggal Lebih Lama dari Jabatan

Denny Surya
13 Februari 2026 - 11:23
Ignasius Jonan, Keteladanan yang Tinggal Lebih Lama dari Jabatan



Bandung, BandungOke – Di layar virtual itu, suara Ignasius Jonan terdengar tenang, nyaris seperti seorang guru yang sedang berbicara kepada muridnya.

Bukan pidato kemenangan, melainkan refleksi seorang pemimpin yang melihat perjalanan hidupnya dari jarak waktu.

“Saya merasa terharu bahwa SBM ITB memberikan suatu penghargaan yang sebenarnya saya kira saya tidak terlalu layak untuk menerima,” katanya saat menerima Lifetime Achievement dari SBM ITB pada Dies Natalis ke-22, Rabu, 11 Februari 2026.

RelatedPosts

SMMPTN-Barat 2026 Resmi Diluncurkan, 27 PTN Siapkan 20.035 Kursi

Mappi Gandeng UPI, Papua Selatan Bidik Lompatan Pendidikan dan Kesehatan

Tak Cuma IPK, Ribuan Lulusan UPI Kini Wajib Kantongi Sertifikat Kompetensi

Namun, alih-alih membicarakan prestasi, Jonan justru mengajak hadirin merenung tentang makna kepemimpinan.

Ia memulai dari pesan yang sederhana: menjadi diri sendiri.

Bagi Jonan, pemimpin boleh belajar dari tokoh besar, tetapi tidak boleh menjadi tiruan.

Kepemimpinan, katanya, harus lahir dari nilai personal dan kejujuran terhadap diri sendiri.

Pesan berikutnya menyentuh sisi yang lebih dalam yakni manfaat bagi orang lain. Ia menilai, karier yang tinggi tidak berarti apa-apa jika tidak menghadirkan kebaikan bagi sesama.

Jonan lalu bercerita tentang tiga modal kepemimpinan yakni talenta, pendidikan, dan pengalaman hidup.

Pendidikan memberi kerangka berpikir. Pengalaman membentuk ketangguhan. Talenta menjadi potensi yang harus diasah.

Tetapi pada akhirnya, ia menegaskan, semua itu tidak cukup tanpa teladan.

Ia mengingat kembali masa transformasi PT Kereta Api Indonesia. Lebih dari satu dekade setelah ia pergi, perusahaan itu terus berkembang.

“Kenapa Kereta Api setelah saya pergi 12 tahun yang lalu sampai hari ini tetap berkembang? Memimpin itu caranya cuma satu, yaitu memberikan contoh, leading by example,” ujarnya.

Di situlah pesan Jonan terasa paling kuat: jabatan akan berlalu, tetapi keteladanan bisa bertahan jauh lebih lama.

Di hadapan mahasiswa, ia menutup dengan harapan sederhana: jadilah pemimpin yang tidak hanya pintar mengatur, tetapi berani hidup sesuai nilai yang diyakini.***

Share225Tweet141Share56
ADVERTISEMENT

Trending

Tertibkan PKL dan Bangunan Liar, Pemkot Dorong Pedagang Masuk Marketplace Digital
Kota Bandung

Tertibkan PKL dan Bangunan Liar, Pemkot Dorong Pedagang Masuk Marketplace Digital

17 jam ago
Dinsos Jangkau PPKS Jelang Long Weekend, 51 Orang Terjaring
Kota Bandung

Dinsos Jangkau PPKS Jelang Long Weekend, 51 Orang Terjaring

21 jam ago
Komunitas Railfans Jadi Mitra Strategis KAI Daop 2 Bandung
Ragam

Komunitas Railfans Jadi Mitra Strategis KAI Daop 2 Bandung

1 hari ago
Bio Farma Raih Silver Award 2026, Perkuat Ekosistem Halal Industri Kesehatan Nasional
Ekbis

Bio Farma Raih Silver Award 2026, Perkuat Ekosistem Halal Industri Kesehatan Nasional

2 hari ago
Chery Q Siap Guncang Pasar EV Indonesia, Pencarian Digital Naik 80 Persen
Ekbis

Chery Q Siap Guncang Pasar EV Indonesia, Pencarian Digital Naik 80 Persen

2 hari ago
  • Redaksi
  • About
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Dewan Pers
  • Advertise
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!