Bandung, BandungOke – Penjualan tiket kereta api jarak jauh untuk masa Angkutan Lebaran 2026 dari wilayah Daerah Operasi 2 Bandung belum menembus separuh kapasitas.
Hingga Selasa, 24 Februari 2026, tiket yang terjual tercatat 167.532 lembar dengan tingkat okupansi 48,44 persen.
Manajemen memastikan kursi masih tersedia cukup banyak bagi calon pemudik maupun arus balik.
Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan tren penjualan diperkirakan terus bergerak naik seiring mendekati puncak mudik.
Namun, ia mengingatkan masyarakat agar tidak menunda pembelian.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menunda pembelian tiket, karena saat ini ketersediaan tempat duduk masih cukup banyak. Segera rencanakan perjalanan dan manfaatkan kanal resmi KAI agar perjalanan mudik dapat berlangsung aman dan nyaman,” ujarnya. Selasa (27 Februari 2026)
Setiap hari, Daop 2 Bandung menyiapkan 15.720 kursi kereta api jarak jauh untuk melayani keberangkatan dari sejumlah stasiun di wilayah Bandung dan sekitarnya. Kapasitas itu disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama periode Lebaran.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, rute menuju Jakarta, Yogyakarta, dan Surabaya menjadi tujuan favorit. Kota-kota di Jawa Tengah dan Jawa Timur juga mendominasi permintaan.
Manajemen menyatakan terus memantau perkembangan penjualan serta kesiapan operasional. Aspek keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan disebut menjadi fokus utama selama masa angkutan Lebaran.
Calon penumpang diimbau membeli tiket melalui aplikasi Access by KAI, laman booking.kai.id, atau kanal resmi lain yang bekerja sama dengan perusahaan.
Pembelian melalui jalur resmi dinilai lebih aman dan meminimalkan risiko penipuan.
Dengan okupansi yang belum menyentuh 50 persen, peluang mendapatkan tiket mudik dari Bandung masih terbuka lebar—setidaknya untuk saat ini.***





