BandungOKE
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!Baru
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

Streamlining Bukan Soal PHK, tapi Soal Arah Strategi

Andriansyah
27 Februari 2026 - 17:57
Streamlining Bukan Soal PHK, tapi Soal Arah Strategi



Bandung, BandungOke – Diskursus soal organizational streamlining kerap terjebak pada isu efisiensi dan pengurangan tenaga kerja.

Namun dalam HCM Talks ke-5, narasi itu dipatahkan. Panel diskusi menegaskan bahwa inti perampingan organisasi justru terletak pada pergeseran strategic mindset—bukan sekadar restrukturisasi angka.

Forum bertajuk “Navigating the Future of Human Capital: Business and Organizational Streamlining through Lean HR and People Analytics” ini menghadirkan Dr. Ir. Yuni Ros Bangun dari Sekolah Bisnis dan Manajemen ITB, M.

RelatedPosts

SPMB Sekolah Maung Diguncang Polemik: Skor Misterius, Ranking Ditutup, Aplikasi Eror

DIGI Dance ACC, Senjata Baru Alumni UPI Taklukan Bisnis di Era Digital

Polemik SPMB 2026 Memanas, KDM Minta Bukti Dugaan Mafia Sekolah

Selain itu hadir juga Fahmi El Mubarak dari BUMN School of Excellence, serta Sari Indah Damayanti, Executive Vice President Human Capital Strategy PT PLN (Persero).

Yuni memotret persoalan dari hulu: produktivitas tenaga kerja Indonesia yang rata-rata masih 2,6 persen dan tertinggal dari sejumlah negara Asia Tenggara.

Bagi dia, transformasi organisasi tak terhindarkan. Namun solusi instan berupa pengurangan tenaga kerja dinilai keliru arah.

“Streamlining seharusnya diarahkan pada pembangunan high performance culture melalui ketepatan finansial dan pendekatan yang berpusat pada manusia. HR perlu diposisikan secara strategis untuk mendorong upskilling, peningkatan produktivitas, dan optimalisasi pemanfaatan talenta,” ujarnya.

Di level praktik, PLN menggeser pendekatan dari decentralized human capital (2021–2025) menuju centralized human capital berbasis produktivitas.

“Sebelumnya, kami masih menerapkan pendekatan human capital yang tradisional. Kini, kami beralih ke future human capital yang berorientasi pada pengembangan kapabilitas dan penciptaan nilai,” kata Sari.

Transformasi ini ditopang people analytics, otomatisasi, dan kecerdasan buatan.

Fahmi menambahkan, perdebatan istilah—human capital, people and culture, atau human experience—bukan isu utama.

“Tantangan sesungguhnya adalah bagaimana kita benar-benar memperlakukan manusia sebagai penggerak utama kinerja, bukan sekadar fungsi personalia.”

Benang merahnya, streamlining bukan agenda pemangkasan, melainkan reposisi strategis manusia sebagai motor daya saing organisasi.***

Tags: BUMNHCM Talks 5lean HRpeople analyticsPLNSBM ITBstrategic mindsetstreamlining organisasi
Share226Tweet142Share57
ADVERTISEMENT

Trending

Bandung Zoo Punya Pengelola Baru, Karyawan Tegaskan Siap Bekerja Profesional
Kota Bandung

Bandung Zoo Punya Pengelola Baru, Karyawan Tegaskan Siap Bekerja Profesional

5 jam ago
Lonjakan Penumpang Libur Sekolah Diantisipasi, KAI Sumbar Cek Infrastruktur Kereta
Nasional

Lonjakan Penumpang Libur Sekolah Diantisipasi, KAI Sumbar Cek Infrastruktur Kereta

7 jam ago
PTDI Dukung Lansia Tetap Sehat dan Aktif Lewat Program Pemeriksaan Gratis
Ragam

PTDI Dukung Lansia Tetap Sehat dan Aktif Lewat Program Pemeriksaan Gratis

1 hari ago
121 Karyawan Siap Sambut Pengelola Baru Bandung Zoo
Kota Bandung

121 Karyawan Siap Sambut Pengelola Baru Bandung Zoo

1 hari ago
Permintaan Melonjak, KA Cikuray Garut-Jakarta Cetak Okupansi di Atas 100 Persen
Ekbis

Permintaan Melonjak, KA Cikuray Garut-Jakarta Cetak Okupansi di Atas 100 Persen

1 hari ago
  • Redaksi
  • About
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Dewan Pers
  • Advertise
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!