BandungOKE
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!Baru
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

Cellica Tegaskan MBG Bukan Sekadar Bagi Makan, Tapi Investasi Generasi

Denny Surya
2 Maret 2026 - 20:09
Cellica Tegaskan MBG Bukan Sekadar Bagi Makan, Tapi Investasi Generasi



Purwakarta, BandungOke — Di Gedung Al Khairiyah, Ciseureuh, Purwakarta, Jumat (27/2), anggota Komisi IX DPR RI, Cellica Nurrachadiana, berbicara dengan nada yang lebih menyerupai seorang ibu ketimbang politisi.

Di hadapan warga, ia menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar agenda seremonial pemerintah, melainkan bagian dari visi besar menuju Indonesia Emas 2045.

Bagi Cellica, program ini adalah fondasi. “Program Makan Bergizi Gratis ini bukan hanya soal memberikan makanan kepada anak-anak, tetapi bagaimana kita memastikan generasi penerus bangsa mendapatkan asupan gizi yang cukup sejak dini. Ini investasi jangka panjang untuk masa depan Indonesia,” ujarnya.

RelatedPosts

Wihaji Ungkap Risiko Ekonomi 2045 di Depan 2.000 Mahasiswa UIN SGD

PDI-P Jabar Kumpulkan Rp200 Juta, Satwa Bandung Zoo Diselamatkan Seketika!

Polisi Dalami Insiden Ban Truk Kontainer Copot di Pantura Cirebon, Pemotor Luka Parah

Program MBG merupakan salah satu prioritas nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yang menempatkan isu gizi sebagai pilar pembangunan sumber daya manusia.

Dalam perspektif Cellica, investasi terbesar bangsa bukan pada infrastruktur beton, melainkan pada kualitas anak-anaknya.

Gizi dan Ekonomi Berjalan Beriringan

Sebagai anggota Komisi IX yang membidangi kesehatan dan ketenagakerjaan, Cellica melihat MBG tidak berhenti pada urusan perut anak sekolah. Ia menyoroti dampak berantai program ini terhadap ekonomi lokal.

“Artinya apa? Ini menggerakkan roda perekonomian UMKM. Kalau semua bisa kita berdayakan, insyaallah roda ekonomi bergerak, dan pengangguran sedikit demi sedikit bisa teratasi,” tegasnya.

Dalam skema MBG, dapur-dapur penyedia makanan melibatkan pelaku usaha kecil, pemasok bahan pangan lokal, hingga tenaga kerja setempat.

Di Purwakarta, Cellica berharap rantai ekonomi itu tumbuh organik dan berkelanjutan.

Antara Harapan dan Hoaks

Namun ia tak menutup mata terhadap sejumlah keluhan dan narasi negatif yang beredar. Menurutnya, sebagian kritik muncul karena kurangnya informasi yang utuh di masyarakat.

“Nanti kita akan buat layanan aduan khusus. Kalau ada laporan, tim harus cek langsung. Jangan sampai kita termakan hoaks.

Kalau masih bisa kita benarkan, kita luruskan bersama. Jangan sampai program yang baik justru terlihat tidak baik karena ulah segelintir oknum,” katanya.

Bagi Cellica, pengawasan publik adalah kunci. Transparansi, kata dia, harus berjalan beriringan dengan implementasi program.

Ia mendorong masyarakat tak ragu menyampaikan laporan jika menemukan kejanggalan.

Kolaborasi Jadi Penentu

Sosialisasi yang digelar bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional itu menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan warga.

Cellica menegaskan, keberhasilan MBG tak bisa dibebankan hanya pada pemerintah pusat.

“Keberhasilan program ini membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari semua pihak,” ujarnya.

Di Purwakarta, harapan itu disematkan pada satu gagasan sederhana: memastikan anak-anak tumbuh sehat hari ini agar Indonesia memiliki generasi produktif esok hari.

Bagi Cellica, MBG bukan sekadar program makan gratis, melainkan upaya merawat masa depan bangsa—dimulai dari satu piring bergizi.***

Tags: Badan Gizi NasionalCellica Nurrachadianagizi anakIndonesia Emas 2045Komisi IX DPR RIMBGPrabowo SubiantoProgram Makan Bergizi GratisPurwakartaumkm
Share224Tweet140Share56
ADVERTISEMENT

Trending

Dana TJSL KAI Daop 2 Tembus Rp1,1 Miliar, Ini Sasarannya
Berita

Dana TJSL KAI Daop 2 Tembus Rp1,1 Miliar, Ini Sasarannya

2 jam ago
Dari Mengaji hingga UMKM, Strategi ICMI Bandung Ubah Wajah Literasi Warga
Kota Bandung

Dari Mengaji hingga UMKM, Strategi ICMI Bandung Ubah Wajah Literasi Warga

3 jam ago
Farhan Tegas: RS Tak Boleh Tolak Pasien Darurat di Bandung
Kota Bandung

Farhan Tegas: RS Tak Boleh Tolak Pasien Darurat di Bandung

4 jam ago
90 Menit Bisa Baca Al-Qur’an? Program ICMI–Pemkot Bandung Ini Jadi Sorotan
Kota Bandung

90 Menit Bisa Baca Al-Qur’an? Program ICMI–Pemkot Bandung Ini Jadi Sorotan

6 jam ago
Sekda Bandung Soroti Pentingnya Data Akurat, Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi
Kota Bandung

Sekda Bandung Soroti Pentingnya Data Akurat, Ajak Warga Isi Sensus Ekonomi

7 jam ago
  • Redaksi
  • About
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Dewan Pers
  • Advertise
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!