BandungOKE
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!Baru
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

Aksi Sahroni Salurkan Gaji ke Donasi Dinilai Positif, Konsistensi Jadi Ujian

Andriansyah
11 Maret 2026 - 23:15
Sahroni Dukung Penghentian Kasus Guru Honorer, Kejagung Dinilai Gunakan Hati Nurani



Jakarta, BandungOke — Keputusan anggota Ahmad Sahroni untuk tidak mengambil gaji sebagai anggota DPR RI dan menyalurkannya melalui platform donasi Kitabisa memantik perhatian publik.

Namun langkah itu dinilai belum cukup untuk memulihkan kepercayaan masyarakat.

Pengamat politik dari Center for Strategic and International Studies (CSIS) Nicky Fahrizal mengatakan publik masih perlu melihat konsistensi dari langkah tersebut.

RelatedPosts

7 Fakta Permainan Kuno di Borobudur yang Baru Terungkap, Bukan Sekadar Candi

Menuju Indonesia 2045, Wihaji Tekankan Peran Keluarga Cegah Aging Population

Evakuasi Rampung! Jalur KA Bumiayu Dibuka, Kecepatan Masih Dibatasi

“Kita tunggu dan kita kawal apakah aksi ini adalah bentuk sikap dan keberpihakan yang konsisten dalam jangka panjang kepada rakyat atau hanya sekadar langkah simbolik,” kata Nicky saat dihubungi, Selasa, 11 Maret 2026.

Menurut Nicky, keputusan Sahroni menyumbangkan seluruh gaji dan tunjangannya kepada lembaga amal memang terbilang tidak lazim di kalangan politisi.

Namun ia menilai langkah tersebut tetap harus diuji dalam praktik politik sehari-hari.

Ia mengingatkan bahwa tindakan tersebut muncul setelah Sahroni sempat mendapat sanksi nonaktif terkait pelanggaran etika.

Karena itu, publik berhak mempertanyakan apakah langkah tersebut merupakan bentuk komitmen sosial atau sekadar upaya memulihkan citra politik.

“Pemulihan legitimasi dan kepercayaan masyarakat terhadap anggota DPR membutuhkan pembuktian nyata. Ini berkaitan erat dengan independensi wakil rakyat dalam mengawal aspirasi publik. Terutama ketika berhadapan dengan kebijakan pemerintah,” katanya.

Nicky menilai inisiatif Sahroni juga tidak bisa dilepaskan dari dinamika politik beberapa waktu terakhir.

Ia menyinggung munculnya gelombang keresahan publik pada akhir Agustus lalu yang memicu kritik terhadap elite politik.

“Inisiatif melalui platform donasi seperti Kitabisa memang membuka ruang pengawasan publik, tetapi hal itu tidak serta-merta menghapus skeptisisme masyarakat,” ujarnya.

Lebih jauh, Nicky menilai setidaknya ada tiga syarat agar kepercayaan publik terhadap politisi dapat pulih. Pertama, peningkatan advokasi terhadap kebijakan publik yang benar-benar berpihak pada masyarakat.

“Kedua, penyesuaian gaya hidup politisi agar lebih empatik terhadap kondisi sosial-ekonomi masyarakat. Ketiga, meminimalkan pendekatan yang bersifat gimik politik dan menggantinya dengan ketegasan sikap dalam menyuarakan posisi politik,” ujarnya.

Bagi Nicky, konsistensi dalam menjalankan tiga hal tersebut akan menjadi ujian bagi integritas seorang wakil rakyat. Karena itu, ia berharap Sahroni tidak berhenti pada langkah menolak gaji semata.

“Transparansi dan akuntabilitas tetap menjadi faktor penting agar setiap inisiatif yang dilakukan wakil rakyat tidak hanya dipandang sebagai strategi komunikasi politik, melainkan benar-benar sebagai bentuk komitmen terhadap kepentingan publik,” katanya.***

Editor : Denny Surya

Tags: Ahmad Sahronicitra politisiCSISdinamika politik Indonesiadonasi gaji DPRDPR RIetika politik Indonesiakepercayaan publikKitabisaNicky Fahrizalpolitiktransparansi pejabat publik
Share231Tweet145Share58
ADVERTISEMENT

Trending

Viral Keluhan Layanan Bayi, RSHS Bandung Minta Maaf dan Janjikan Perbaikan
Hukrim

Bayi Tertukar di NICU RSHS Bandung? Klarifikasi Dirut Buka Celah Serius Sistem Keselamatan Pasien

3 jam ago
BTN Jakim 2026 Diserbu 40 Ribu Pelari, EJ Sport Pasok Nutrisi
Gaya Hidup

BTN Jakim 2026 Diserbu 40 Ribu Pelari, EJ Sport Pasok Nutrisi

5 jam ago
7 Fakta Permainan Kuno di Borobudur yang Baru Terungkap, Bukan Sekadar Candi
Nasional

7 Fakta Permainan Kuno di Borobudur yang Baru Terungkap, Bukan Sekadar Candi

7 jam ago
1.200 Pelamar Padati Booth KAI, Ini 5 Hal Penting yang Harus Diketahui
Ekbis

1.200 Pelamar Padati Booth KAI, Ini 5 Hal Penting yang Harus Diketahui

9 jam ago
Dana TJSL KAI Daop 2 Tembus Rp1,1 Miliar, Ini Sasarannya
Berita

Dana TJSL KAI Daop 2 Tembus Rp1,1 Miliar, Ini Sasarannya

1 hari ago
  • Redaksi
  • About
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Dewan Pers
  • Advertise
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!