Bandung, BandungOke — Bio Farma menyalurkan bantuan sosial lebih dari Rp2 miliar pada momentum Ramadan 1447 Hijriah.
Dana sebesar Rp2.025.500.000 itu berasal dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan serta kontribusi karyawan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ).
Penyaluran bantuan dilakukan bersamaan dengan acara buka puasa bersama jajaran komisaris, direksi, dan karyawan perusahaan yang digelar di Bandung pada Jumat, 6 Maret 2026.
Komisaris Utama Bio Farma, Tugas Ratmono, mengatakan kegiatan sosial tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat.
“Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat nilai integritas, amanah, serta kepedulian sosial dalam menjalankan peran sebagai perusahaan milik negara yang hadir untuk masyarakat,” kata Tugas di kutip dari keterangan persnya, Rabu 11 Maret 2026
Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, menilai keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja bisnis, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat.
“Sebagai BUMN di bidang kesehatan, kami percaya keberhasilan perusahaan juga ditentukan dari sejauh mana kami memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Shadiq.
Bantuan yang disalurkan mencakup berbagai program sosial dan pemberdayaan masyarakat. Di antaranya beasiswa bagi mahasiswa binaan UPZ Bio Farma senilai Rp600 juta serta bantuan renovasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) sebesar Rp500 juta.
Perusahaan juga menyalurkan dukungan kegiatan Ramadan sebesar Rp320 juta, bantuan sembako Rp200 juta, santunan untuk marbot masjid Rp160 juta, serta santunan anak yatim Rp100 juta.
Di sektor ekonomi, Bio Farma memberikan bantuan Rp50 juta bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Perusahaan juga mengembangkan program kambing perah “Mustahik to Muzakki” senilai Rp50 juta untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Selain itu, bantuan diberikan kepada kelompok rentan, termasuk santunan bagi penyandang disabilitas sebesar Rp25,5 juta serta dukungan bagi dua rumah singgah dengan total Rp20 juta.
Salah satu penerima manfaat program beasiswa, Riza Khoiriul Amri, mengatakan bantuan tersebut membantu mahasiswa yang merantau untuk melanjutkan pendidikan sekaligus mendapatkan pembinaan.
“Program ini memberi lingkungan yang suportif bagi kami untuk berkembang, baik dalam pembinaan keislaman maupun pengembangan keterampilan,” kata Riza.
Melalui program TJSL yang dijalankan setiap tahun, Bio Farma menyatakan ingin memperkuat kontribusi sosial perusahaan sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.***





