Bandung, BandungOke — Mobilitas mahasiswa dan civitas akademika Universitas Pendidikan Indonesia kini mendapat angin segar.
Kampus ini resmi menjalin kerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) yang membuka akses potongan harga tiket kereta hingga akhir 2028.
Lewat kemitraan tersebut, civitas UPI—mulai dari dosen, tenaga kependidikan, hingga alumni—berhak memperoleh reduksi tarif sebesar 10 persen untuk berbagai layanan kereta api.
Skema ini mencakup perjalanan antarkota maupun dalam kota, kecuali layanan kereta cepat.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Bisnis UPI, Yudi Sukmayadi, menyebut kerja sama ini sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring sekaligus meningkatkan layanan bagi sivitas kampus.
“Tentu kita menyambut baik, program yang diinisiasi di bawah Direktorat Bisnis UPI ini. Dari sisi kelembagaan, kita memperluas kemitraan dengan berbagai pihak termasuk dengan KAI saat ini,” ujar Yudi dalam keterangan persnya, di Kutip Selasa 18 Maret 2026.
Secara teknis, aktivasi program dilakukan melalui registrasi langsung di stasiun yang terafiliasi dengan KAI.
Setelah terverifikasi, pengguna dapat mengakses potongan harga saat memesan tiket melalui aplikasi KAI Access.
Direktur Direktorat Bisnis UPI, Ida Farida Adi Prawira, menjelaskan bahwa hampir seluruh layanan kereta dapat memanfaatkan fasilitas ini.
“Tiket kereta yang dapat diklaim untuk reduksi adalah seluruh layanan akomodasi kereta di bawah PT. Kereta Api Indonesia kecuali KCIC (kereta cepat – red.). Jadi KRL, kereta dalam kota dan luar kota mendapatkan kemudahan potongan tarif ini,” tutur Ida.
UPI juga menyiapkan langkah lanjutan. Ke depan, layanan reduksi ini direncanakan terintegrasi dengan platform internal kampus, yakni UPI Business Center.
Integrasi tersebut diharapkan memangkas alur akses dan mempermudah pemesanan tiket bagi civitas.
Bagi kampus, kebijakan ini bukan sekadar soal potongan harga. Di tengah kebutuhan mobilitas yang terus meningkat—baik untuk kegiatan akademik, penelitian, maupun kerja sama—akses transportasi yang lebih terjangkau menjadi bagian dari ekosistem pendidikan yang inklusif.
“Atas nama pimpinan universitas, secara khusus kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas kesempatan yang telah diberikan kepada civitas UPI untuk mengoptimalkan layanan yang diberikan KAI melalui reduksi harga tiket ini,” pungkas Yudi.***





