Jakarta, BandungOke — Perusahaan otomotif dan industri Astra International melalui program filantropi Nurani Astra menyalurkan bantuan 20 unit ambulans dan 156 alat kesehatan bagi wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Sumatra.
Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung pemulihan layanan kesehatan masyarakat di tiga provinsi yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Penyerahan bantuan dilakukan di kantor Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta, pada 12 Maret 2026. Prosesi tersebut disaksikan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, yang menerima secara simbolis dari Direktur Astra Hamdhani Dzulkarnaen Salim. Acara juga dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian serta Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto.
Menurut Budi, dukungan sektor swasta sangat penting dalam mempercepat pemulihan fasilitas kesehatan di wilayah bencana.
“Pemerintah mengapresiasi dukungan Astra dalam membantu memperkuat layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah terdampak bencana. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk memastikan fasilitas kesehatan di daerah agar dapat terus memberikan pelayanan yang cepat dan memadai bagi masyarakat, terutama dalam masa pemulihan pascabencana,” ujar Budi Gunadi Sadikin.
Ambulans untuk Puskesmas di Daerah Terdampak
Dalam program ini, Astra menyalurkan 20 unit ambulans dengan spesifikasi transport untuk kebutuhan Puskesmas.
Sebanyak 16 unit ambulans didistribusikan ke berbagai Puskesmas di Aceh. Satu unit diberikan kepada rumah sakit daerah di provinsi tersebut. Sementara tiga unit lainnya masing-masing disalurkan ke Puskesmas di Tapanuli Tengah, rumah sakit daerah di Medan, serta Puskesmas di Padang Pariaman.
Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto mengatakan bantuan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan membantu masyarakat yang tengah menjalani masa pemulihan setelah bencana.
“Melalui Nurani Astra, kami berupaya hadir dan berkontribusi dalam membantu masyarakat yang tengah menghadapi masa pemulihan pascabencana. Penyaluran ambulans dan alat kesehatan ini, diharapkan dapat memperkuat layanan kesehatan di daerah terdampak, sehingga masyarakat dapat memperoleh akses pertolongan medis dengan lebih cepat dan lebih baik,” ujar Boy.
Perbaikan Ambulans dan Distribusi Alat Kesehatan
Selain menyalurkan unit baru, Astra juga memperbaiki ambulans yang sebelumnya telah digunakan di wilayah terdampak.
Sejak Desember 2025, perusahaan telah melakukan pemeriksaan serta perbaikan terhadap 126 unit ambulans yang tersebar di berbagai daerah. Perbaikan dilakukan di empat titik di Aceh, 17 titik di Sumatra Utara, dan 10 titik di Sumatra Barat.
Bantuan lainnya datang dari Astra Otoparts yang menyalurkan 156 unit alat kesehatan untuk mendukung layanan medis di rumah sakit daerah.
Sebanyak 122 alat kesehatan disalurkan ke delapan RSUD di Aceh. Sementara 34 unit lainnya diserahkan kepada Balai Pengamanan Alat dan Fasilitas Kesehatan Medan.
Melalui program ini, Astra menyatakan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan layanan kesehatan di berbagai wilayah Indonesia sekaligus berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals Indonesia.***





