Garut, BandungOke – Kepadatan arus kendaraan pada hari pertama Lebaran di jalur mudik Kabupaten Garut diurai melalui rekayasa lalu lintas sistem satu arah.
Polisi menerapkan kebijakan tersebut di lintas Limbangan–Malangbong dan Kadungora–Garut yang menjadi jalur utama pemudik dari arah Bandung menuju Tasikmalaya.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut AKP Luky Martono mengatakan, rekayasa lalu lintas dilakukan berulang kali untuk mempercepat pergerakan kendaraan yang didominasi dari arah barat menuju timur.
“Pelaksanaan ‘one way‘ dilakukan sebanyak enam kali dari arah barat ke timur atau dari Bandung ke arah Tasikmalaya,” kata Luky di kutip Minggu 22 Maret 2026.
Menurut dia, kepadatan mulai terlihat sejak siang hari, sehingga personel kepolisian yang disiagakan di jalur nasional Limbangan–Malangbong dan jalur provinsi Kadungora–Garut langsung melakukan penarikan arus kendaraan.
Langkah tersebut dinilai efektif menjaga kelancaran lalu lintas di tengah meningkatnya volume kendaraan roda dua maupun roda empat.
“Langkah ini dinilai efektif untuk mengurai kepadatan arus kendaraan yang mulai mengalami peningkatan,” katanya.
Rekayasa lalu lintas di jalur Limbangan dilakukan beberapa kali, antara lain pukul 13.30–13.50 WIB, kemudian dilanjutkan di Malangbong pada pukul 15.20–15.40 WIB. Sistem satu arah kembali diberlakukan di Limbangan pada pukul 15.25–15.45 WIB.
Sementara itu, di jalur Kadungora–Leles–Tarogong, sistem satu arah diterapkan dua kali, yakni pukul 11.25–11.40 WIB dan pukul 15.35–15.55 WIB, keduanya dari arah Bandung menuju Garut.
Secara umum, kondisi lalu lintas di jalur tersebut masih terpantau ramai namun tetap bergerak. Aparat kepolisian bersama instansi terkait terus melakukan pengaturan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026.
“Kami akan terus menyesuaikan pola rekayasa lalu lintas sesuai dengan situasi di lapangan, agar arus kendaraan tetap terkendali dan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” kata Luky.
Rekayasa lalu lintas ini menjadi bagian dari strategi pengamanan arus Lebaran untuk menjaga kelancaran mobilitas pemudik yang melintasi jalur selatan Jawa Barat.***





