BandungOKE
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!Baru
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

Hidayat Nur Wahid Ungkap Asal-usul Halal Bihalal dan Konteks Kebangsaan

Denny Surya
30 Maret 2026 - 10:16
Hidayat Nur Wahid Ungkap Asal-usul Halal Bihalal dan Konteks Kebangsaan

Bandung, BandungOke – Tradisi halal bihalal yang kini identik dengan Idul Fitri di Indonesia ternyata memiliki akar sejarah panjang.

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menyebut istilah tersebut lahir dari ijtihad kalangan Muhammadiyah, sebelum kemudian berkembang menjadi tradisi nasional.

RelatedPosts

Bandung Diprakirakan Hujan Ringan Hari Ini, Waspada Cuaca Ekstrem

Mudik Lebaran Penuh Drama, Pemudik Tertinggal di Rest Area Tol Cipali, Polisi Antar Naik Motor Kejar Keluarga

Bosscha ITB Hitung Posisi Hilal 2026, Penentuan 1 Syawal Menunggu Sidang Isbat

Menurut Hidayat, terminologi halal bihalal pertama kali dipopulerkan oleh Rahmad, warga Muhammadiyah dari Gombong, Jawa Tengah, melalui Majalah Soeara Moehammadijah edisi 1924.

Dalam rubrik khusus, istilah “Alal Bihalal” digunakan sebagai media untuk menyampaikan permohonan maaf sekaligus mempererat silaturahmi melalui surat pembaca.

Dua tahun kemudian, tepatnya pada Idul Fitri 1926, majalah yang sama memuat iklan menggunakan istilah “Halal bil Halal” yang kemudian menjadi populer hingga sekarang.

“Maka tradisi yang dengan sebutan ‘Halal bi Halal’ yang kita kenal hari ini tidak lepas dari peran (warga) Muhammadiyah yang mempopulerkan istilah tersebut dalam kehidupan umat, sebagai bagian dari upaya menghadirkan Islam yang mencerahkan dan memperkuat persaudaraan,” ujar Hidayat dikutip Senin 30 Maret 2026.

Ia menjelaskan, istilah tersebut kemudian diadopsi dalam konteks kebangsaan pada 1948.

Saat itu, Presiden Soekarno meminta diselenggarakan forum yang dapat mempertemukan para tokoh bangsa di tengah ketegangan politik.

KH Wahab Hasbullah lalu mengusulkan penggunaan istilah halal bihalal sebagai sarana rekonsiliasi nasional.

“Momentum Halal bi Halal pada masa awal kemerdekaan menjadi sarana strategis untuk mempererat persatuan melawan politik devide et impera-nya kolonialis Belanda,” kata Hidayat.

Menurut dia, tradisi tersebut menunjukkan bahwa praktik keislaman mampu berkontribusi dalam menjaga keutuhan bangsa.

Halal bihalal tidak sekadar tradisi sosial-keagamaan, tetapi juga sarana memperkuat ukhuwah dan persatuan nasional.

Pada momentum Idul Fitri tahun ini, Hidayat menilai halal bihalal memiliki makna lebih luas.

Selain mempererat hubungan sosial, kegiatan tersebut juga dapat menjadi ruang membangun komitmen bersama menghadapi berbagai isu global, termasuk penyelenggaraan ibadah haji.

“Tahun ini pertama kali penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia dilaksanakan oleh Kementerian Haji dan Umrah. Sebagai hasil perjuangan kami di Komisi VIII, tentu diharapkan dapat menghadirkan penyelenggaraan yang lebih baik, profesional, terbebas dari kasus hukum, dan berorientasi pada kemaslahatan jamaah,” tuturnya.

Ia juga mengajak umat Islam menjadikan halal bihalal sebagai momentum memperkuat solidaritas terhadap Palestina dan upaya penyelamatan Masjid Al Aqsa.

Menurutnya, semangat tersebut memiliki akar historis yang juga pernah diperjuangkan tokoh Muhammadiyah, Abdul Kahar Mudzakkir, dalam forum dunia Islam pada 1931.

“Karena itu, Halal bi Halal juga harus menjadi momentum untuk kembalinya umat Islam pada fitrahnya yaitu dengan memperkuat solidaritas terhadap Masjid Al Aqsha dan dukungan bangsa Indonesia untuk penyelamatan Masjid Al Aqsha dan kemerdekaan Palestina,” pungkas Hidayat.***

Editor: Denny Surya
Tags: Halal bihalalHidayat Nur WahidIdul Fitriijtihad MuhammadiyahKH Wahab HasbullahMasjid Al AqsaMuhammadiyahPalestinapolitik kebangsaansejarah halal bihalalsejarah IndonesiaSoekarnotradisi Islam Indonesiaukhuwah Islamiyah
Share220Tweet138Share55

Trending

umkm
Berita

UMKM Jangan Santai, Salah Kecil Soal Pajak Bisa Berujung Denda hingga Pidana

6 menit ago
Hidayat Nur Wahid Ungkap Asal-usul Halal Bihalal dan Konteks Kebangsaan
Ragam

Hidayat Nur Wahid Ungkap Asal-usul Halal Bihalal dan Konteks Kebangsaan

9 jam ago
Pengajuan KUR BRI di Bandung 2026
Berita

Pengajuan KUR BRI di Bandung 2026 Bisa Online, Ini Syarat dan Cara Lengkapnya

10 jam ago
Nina Fitriana Desak Pemkot Bandung Percepat Transformasi Angkot
Kota Bandung

Nina Fitriana Desak Pemkot Bandung Percepat Transformasi Angkot

11 jam ago
Tragedi Huru dan Hara di Bandung Zoo, Ini Instruksi Megawati Untuk PDIP Jabar!
Jawa Barat

Tragedi Huru dan Hara di Bandung Zoo, Ini Instruksi Megawati Untuk PDIP Jabar!

11 jam ago
  • Redaksi
  • About
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Dewan Pers
  • Advertise
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!