Bandung, BandungOke— Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menjadi perguruan tinggi negeri akademik paling diminati pada Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.
Kampus ini mencatat 53.311 peminat, menempatkannya di posisi pertama secara nasional.
Pengumuman hasil SNBP 2026 disampaikan Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) pada Selasa, 31 Maret 2026 pukul 15.00 WIB.
Jalur ini menyeleksi siswa berdasarkan capaian akademik dan prestasi selama di sekolah.
Lonjakan peminat tersebut menegaskan daya tarik UPI sebagai salah satu kampus negeri favorit. Reputasi akademik, sebaran kampus, serta banyaknya pilihan program studi dinilai menjadi faktor utama meningkatnya minat calon mahasiswa.
Direktur Direktorat Pendidikan UPI, Dr. rer. nat. Asep Supriatna, M.Si., menyebut pencapaian tersebut dipengaruhi beberapa strategi yang konsisten dilakukan kampus.
“Posisi UPI sebagai perguruan tinggi dengan peminat terbanyak pada SNBP 2026 tidak terlepas dari beberapa faktor utama. Pertama, secara geografis UPI mudah dijangkau oleh masyarakat karena memiliki kampus yang tersebar di beberapa wilayah, seperti Bandung, Cibiru, Purwakarta, Sumedang, Tasikmalaya, dan Serang. Kedua, UPI menawarkan jumlah program studi yang cukup banyak, yaitu sebanyak 106 program studi jenjang D4 dan S1,” ujarnya.
Ia menambahkan, UPI tidak hanya dikenal sebagai kampus kependidikan, tetapi juga memiliki ragam bidang keilmuan yang semakin luas.
“Program studi di UPI tidak hanya berfokus pada bidang kependidikan, tetapi juga mencakup berbagai bidang ilmu dan teknik yang relevan dengan kebutuhan zaman. Selain itu, banyak program studi yang dinilai menarik dan diminati oleh masyarakat,” jelasnya.
Selain itu, strategi promosi dinilai turut berpengaruh terhadap tingginya minat pendaftar.
“Kami secara konsisten dan masif melakukan sosialisasi serta promosi kepada masyarakat. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui kegiatan Open Visit UPI 2026, yang memungkinkan calon mahasiswa dan masyarakat untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik UPI. Hal ini membuat jangkauan informasi menjadi lebih luas dan efektif,” tambahnya.
Secara nasional, SNBP 2026 diikuti 806.242 peserta yang memperebutkan 189.017 kursi di berbagai perguruan tinggi negeri. Persaingan berlangsung ketat karena seleksi dilakukan berdasarkan rekam jejak akademik siswa.
UPI mengimbau peserta yang dinyatakan lulus untuk segera melakukan verifikasi data akademik dan registrasi ulang. Sementara peserta yang belum berhasil masih dapat mengikuti jalur SNBT, seleksi mandiri, maupun kelas internasional.
Pengumuman resmi hasil SNBP 2026 dapat diakses melalui laman https://pengumuman-snbp.snpmb.id.***





