Bandung, bandungOke – Persib Bandung kokoh di Puncak klasemen Liga Indonesia. Dominasi Persib Bandung semakin sulit dihentikan. Bermain di kandang lawan, Maung Bandung sukses membungkam Semen Padang dengan skor meyakinkan 2-0. Hasil ini tentu bukan hanya mengamankan tiga poin, tapi juga mempertegas status mereka sebagai kandidat kuat juara musim ini.
Persib Bandung memenuhi target kemenangan saat menghadapi Semen Padang pada pekan ke-26, di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Minggu, 5 April 2026. Dua gol kemenangan dicetak oleh striker andalan Ramon “Tanque” De Andrade Souza pada menit ke-32 dan 69.
Selain kemenangan, sorotan juga tertuju pada performa impresif kiper Teja Paku Alam yang kembali mencatatkan clean sheet ke-16 musim ini. Ini juga sebuah statistik yang mempertegas kokohnya lini pertahanan Persib Bandung.
Hasil ini membuat Persib Bandung kokoh di Puncak klasemen, bahkan semakin nyaman dengan koleksi 61 poin dari 26 laga, unggul empat angka atas pesaing terdekat, Borneo FC.
Persib Bandung dengan Komposisi Terbaik
Pelatih Bojan Hodak menurunkan komposisi terbaiknya sejak awal laga. Duet lini tengah yang dikomandoi Marc Klok dan Thom Haye tampil solid dalam mengontrol permainan.
Gol pembuka lahir di menit ke-32 melalui penyelesaian dingin Ramon Tanque, memanfaatkan peluang di dalam kotak penalti. Memasuki babak kedua, PERSIB tetap tampil agresif meski hujan deras mengguyur lapangan.
Peluang demi peluang terus diciptakan, termasuk melalui aksi Thom Haye yang beberapa kali mengancam pertahanan lawan. Namun, kiper Semen Padang, Rendy Oscario, sempat menggagalkan peluang emas di awal babak kedua.
Perubahan strategi dilakukan Hodak pada menit ke-64 dengan memasukkan tenaga segar. Hasilnya langsung terasa, dimana serangan anak anak maung bandung semakin tajam.
Gol kedua akhirnya tercipta pada menit ke-69. Ramon Tanque kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan memanfaatkan umpan matang Thom Haye dari sisi kiri.
Unggul dua gol, persib Bandung tetap menjaga tempo permainan. Meski sempat terjadi insiden cedera pada Julio Cesar, tim tetap solid hingga akhir laga.
Menjelang peluit panjang, Teja Paku Alam kembali menunjukkan kelasnya dengan melakukan penyelamatan krusial yang memastikan gawangnya tetap steril.
Kemenangan ini menjadi sinyal kuat bahwa Persib Bandung bukan sekadar memimpin klasemen, melainkan mereka sedang berada di jalur serius menuju gelar juara. Jika konsistensi ini terjaga, maka bukan tak mungkin trofi musim ini akan kembali ke Bandung.***





