Cirebon,BandungOke – Insiden ban truk kontainer copot yang menghantam sepeda motor di Jalur Pantura Cirebon masih menjadi perhatian publik, Senin (6/4/2026). Dalam peristiwa yang terjadi di kawasan PGTC Tegalgubug, Kabupaten Cirebon, seorang pengendara motor dilaporkan mengalami luka parah setelah terjatuh dan kepalanya membentur aspal.
Peristiwa ini bermula saat truk kontainer bernomor polisi B 9273 EB melaju dari arah Jakarta menuju Cirebon. Saat melintas di depan kawasan PGTC Tegalgubug, ban belakang sebelah kanan truk diduga tiba-tiba terlepas.
Ban yang copot itu kemudian menggelinding ke badan jalan dan menghantam sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi E 5177 OU yang saat itu baru keluar dari sebuah gang menuju arah Susukan.
Benturan keras membuat pengendara motor terjatuh ke aspal dan mengalami cedera serius.
Kasatlantas Polresta Cirebon, AKP Yudha Satyo Rahardjo, membenarkan insiden tersebut dan menyebut korban mengalami luka berat akibat benturan.
“Ban truk yang terlepas kemudian menggelinding tidak terkendali hingga menghantam sepeda motor Honda Scoopy. Pengendara jatuh dari sepeda motornya,” ujar Yudha dalam keterangannya, Senin (6/4/2026).
Menurut Yudha, korban mengalami patah kaki dan cedera di bagian kepala setelah terjatuh ke permukaan jalan.
Petugas dari Unit Gakkum Satlantas Polresta Cirebon yang tiba di lokasi langsung melakukan penanganan cepat. Korban segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis, sementara pengemudi truk kontainer diamankan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Korban sudah dibawa ke rumah sakit dan masih menjalani perawatan medis. Sementara pengemudi truk kontainer telah diamankan untuk dimintai keterangan,” jelasnya.
Hingga kini, aparat kepolisian masih mendalami penyebab pasti terlepasnya ban kendaraan berat tersebut. Insiden ini sekaligus memicu kekhawatiran pengguna jalan, mengingat Jalur Pantura Cirebon merupakan salah satu lintasan padat kendaraan angkutan barang.
Polisi mengingatkan pengemudi kendaraan berat, khususnya truk kontainer, agar tidak mengabaikan pemeriksaan teknis sebelum perjalanan. Pemeriksaan pada komponen vital seperti ban, baut roda, sistem pengereman, dan kaki-kaki kendaraan dinilai krusial untuk mencegah kecelakaan serupa.
Kasus ini menjadi pengingat bahwa kelalaian kecil pada kendaraan berat dapat berujung fatal bagi pengguna jalan lain.***





