Bandung, BandungOke – Bisnis online kini semakin mudah dijalankan bahkan hanya dengan bermodalkan ponsel. Marketplace seperti Shopee membuka peluang besar bagi pelaku usaha pemula untuk membangun toko digital dan menjangkau jutaan pembeli. Ada banyak rahasia jualan di Shopee seperti yang banyak beredar di media sosial. Salah satu contoh datang dari Fathurrahman Aziz, pemilik toko kedai.kayu87, yang berhasil mengembangkan bisnis produk home & living secara konsisten melalui strategi penjualan yang terukur.
Tren perdagangan digital terus berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Platform marketplace seperti Shopee menjadi salah satu pilihan utama masyarakat untuk memulai bisnis online karena prosesnya relatif mudah dan dapat dilakukan hanya dengan smartphone serta mengetahui rahasia jualan di Shopee.
Dilansir dari laman resmi Shopee, langkah pertama yang perlu dilakukan oleh pemula adalah mendaftarkan akun penjual melalui Shopee Seller Centre, kemudian melengkapi profil toko, alamat pengiriman, serta memilih jasa kurir yang akan digunakan.
Setelah toko aktif, penjual dapat mulai mengunggah produk dengan foto yang jelas serta deskripsi yang informatif. Judul produk juga sebaiknya mengandung kata kunci yang sering dicari pembeli agar produk lebih mudah muncul di hasil pencarian.
Selain itu, fitur promosi seperti Gratis Ongkir XTRA, Naikkan Produk, dan voucher toko dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan visibilitas produk di marketplace.
Kisah Sukses kedai.kayu87
Salah satu contoh pelaku usaha yang berhasil memanfaatkan platform Shopee adalah Fathurrahman Aziz, pemilik toko kedai.kayu87 yang bergerak di kategori produk home & living.
Fathur mampu membangun bisnis yang stabil dan terus diminati pembeli dengan menerapkan strategi pengembangan produk secara konsisten.
Untuk menghadapi persaingan pasar yang dinamis, Fathur menjadikan inovasi produk sebagai salah satu strategi utama. Sebelum meluncurkan produk baru, ia melakukan evaluasi berdasarkan beberapa aspek penting, seperti target pembeli, tingkat persaingan harga, serta tingkat kesulitan produksi.
Produk baru hanya akan dilanjutkan jika memenuhi kriteria tersebut sehingga memiliki peluang lebih besar diterima pasar. Bahkan, Fathur menargetkan peluncuran produk baru secara rutin setiap minggu.
“Dalam menjalankan bisnis perubahan tren pasar menjadi salah satu tantangan terbesar. Pola permintaan pembeli tidak selalu mudah diprediksi dan dapat berubah dengan cepat,” ungkap Fathur seperti dikutip dari laman resmi Shopee, baru baru ini.
Namun kondisi tersebut tidak membuatnya berhenti berinovasi. Sebaliknya, ia memanfaatkan berbagai fitur yang tersedia di Shopee untuk meningkatkan performa toko.
Salah satu strategi utama yang dijalankan adalah memanfaatkan Iklan Shopee. Fathur secara rutin mengaktifkan iklan otomatis dengan anggaran bulanan sekitar Rp6,5 juta hingga Rp7 juta.
Ia juga memantau performa iklan secara berkala untuk memahami tren penjualan dan menyesuaikan strategi bisnis berdasarkan data yang diperoleh. Menurutnya, pengelolaan iklan yang tepat menjadi salah satu kunci untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan penjualan.
Memanfaatkan Affiliate Marketing dan Promo Toko
Selain iklan, Fathur juga menggunakan fitur Affiliate Marketing Solution untuk memperluas jangkauan promosi produk.
“Melalui strategi ini, saya bekerja sama dengan affiliate yang mempromosikan produknya melalui konten digital. Saya menyediakan materi video produk yang dapat disesuaikan serta memberikan sampel gratis secara selektif kepada affiliate yang berpotensi,” ujarnya.
Komisi yang ditawarkan rata-rata sekitar 5 persen, dengan kemungkinan penyesuaian komisi yang lebih tinggi bagi affiliate dengan performa yang baik.
Tak hanya itu, ia juga menerapkan strategi tambahan seperti Voucher Ikuti Toko dan Paket Diskon untuk menjaga daya tarik produk di marketplace.
Langkah tersebut dinilai efektif dalam mempertahankan penjualan sekaligus membangun loyalitas pelanggan.
Konsistensi dan Adaptasi Jadi Kunci Sukses
Dari pengalaman membangun bisnis di Shopee, Fathur menekankan bahwa keberhasilan usaha tidak hanya ditentukan oleh produk yang dijual, tetapi juga oleh ketekunan dan konsistensi dalam menjalankan strategi bisnis.
“jadi, penting bagi pelaku usaha untuk selalu menggunakan data dan riset sebelum mengambil keputusan,” tegas dia.
Menurut fatur, kesabaran, inovasi produk, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan pasar menjadi faktor penting agar UMKM dapat terus berkembang di era perdagangan digital.
Dengan memanfaatkan fitur marketplace secara maksimal dan menerapkan strategi yang tepat, peluang menghasilkan omzet hingga jutaan rupiah per bulan. Dari bisnis online kini semakin terbuka luas bagi siapa saja yang ingin memulai usaha dari rumah.***





