BandungOKE
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!Baru
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

Rupiah Terpuruk Lagi, Dolar AS Sentuh Rp17.685

Denny Surya
19 Mei 2026 - 06:33
Breaking! BLT Kesra Rp900 Ribu April 2026 Tak Cair, Ini Faktanya



Bandung, BandungOke – Nilai tukar rupiah kembali tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa pagi, seiring tingginya tekanan eksternal dan sentimen pasar global yang belum stabil. Pelemahan mata uang Garuda ini menjadi perhatian pelaku pasar karena kurs dolar AS terus menunjukkan penguatan dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan data pasar uang, rupiah melemah 17 poin atau 0,10 persen menjadi Rp17.685 per dolar AS dibandingkan posisi sebelumnya di Rp17.668 per dolar AS. Pelemahan ini memperpanjang tren tekanan terhadap rupiah di tengah meningkatnya kehati-hatian investor global.

Kondisi tersebut dipicu kombinasi faktor eksternal, mulai dari penguatan indeks dolar AS, ketidakpastian arah suku bunga global, hingga meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap perlambatan ekonomi dunia. Situasi geopolitik internasional juga turut memengaruhi arus modal asing di negara berkembang, termasuk Indonesia.

RelatedPosts

Permintaan Melonjak, KA Cikuray Garut-Jakarta Cetak Okupansi di Atas 100 Persen

Harga Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter, Pertamina Ungkap Alasannya

BULOG Jabar Jamin Stok Beras Aman hingga Tahun Depan, Harga Bapokting Terkendali

Meski demikian, pemerintah memastikan kondisi ekonomi nasional tetap terkendali dan fundamental domestik masih cukup kuat menghadapi tekanan global. Menteri Keuangan Purbaya sebelumnya menegaskan bahwa perekonomian Indonesia berada dalam kondisi aman dan berbeda dibanding krisis 1998.

“Perekonomian RI aman, tidak seperti 1998,” ujar Menkeu Purbaya dalam keterangannya.

Pelaku pasar kini menantikan langkah lanjutan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas rupiah, termasuk intervensi di pasar valuta asing dan penguatan instrumen moneter domestik. Stabilitas nilai tukar dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat serta menahan tekanan harga impor.

Analis memperkirakan volatilitas rupiah masih akan berlangsung dalam jangka pendek apabila tekanan global belum mereda. Namun, masuknya investasi asing dan stabilnya inflasi domestik berpotensi menjadi penahan pelemahan lebih lanjut.

Pergerakan rupiah juga menjadi perhatian kalangan pelaku usaha karena berdampak langsung terhadap biaya impor bahan baku, industri manufaktur, hingga sektor energi yang masih bergantung pada transaksi dolar AS.

Editor: Denny Surya
Tags: bank sentralDolar ASekonomi globalekonomi IndonesiaGoogle DiscoverinvestasiKurs RupiahNilai TukarPasar KeuanganRupiahrupiah melemah
Share223Tweet139Share56
ADVERTISEMENT

Trending

Bandung Zoo Punya Pengelola Baru, Karyawan Tegaskan Siap Bekerja Profesional
Kota Bandung

Bandung Zoo Punya Pengelola Baru, Karyawan Tegaskan Siap Bekerja Profesional

5 jam ago
Lonjakan Penumpang Libur Sekolah Diantisipasi, KAI Sumbar Cek Infrastruktur Kereta
Nasional

Lonjakan Penumpang Libur Sekolah Diantisipasi, KAI Sumbar Cek Infrastruktur Kereta

7 jam ago
PTDI Dukung Lansia Tetap Sehat dan Aktif Lewat Program Pemeriksaan Gratis
Ragam

PTDI Dukung Lansia Tetap Sehat dan Aktif Lewat Program Pemeriksaan Gratis

1 hari ago
121 Karyawan Siap Sambut Pengelola Baru Bandung Zoo
Kota Bandung

121 Karyawan Siap Sambut Pengelola Baru Bandung Zoo

1 hari ago
Permintaan Melonjak, KA Cikuray Garut-Jakarta Cetak Okupansi di Atas 100 Persen
Ekbis

Permintaan Melonjak, KA Cikuray Garut-Jakarta Cetak Okupansi di Atas 100 Persen

1 hari ago
  • Redaksi
  • About
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Dewan Pers
  • Advertise
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!