BANDUNG, BandungOke — KAI Commuter mengambil tindakan tegas terhadap seorang penumpang Commuter Line relasi Garut–Padalarang yang diduga merokok di dalam rangkaian kereta dan menimbulkan kegaduhan selama perjalanan, Selasa (2/6/2026).
Peristiwa itu terjadi di Commuter Line Nomor 349. Petugas pengamanan dalam perjalanan (PAM Walka) yang melakukan patroli rutin setelah kereta meninggalkan Stasiun Cibatu mencium aroma asap rokok yang berasal dari toilet Kereta Ekonomi 1.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, mengatakan petugas segera melakukan pemeriksaan untuk memastikan sumber asap tersebut.
“Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan seorang pengguna yang diduga merokok di dalam toilet rangkaian kereta,” ujar Leza dalam keterangan persnya, Rabu 3 Juni 2025.
Menurut dia, petugas kemudian berkoordinasi dengan kondektur dan personel terkait untuk melakukan penanganan lebih lanjut. Penumpang tersebut diberikan edukasi mengenai larangan merokok di seluruh area kereta, termasuk di dalam toilet dan bordes.
“Merokok di dalam rangkaian kereta merupakan pelanggaran terhadap tata tertib pengguna jasa kereta api. Selain mengganggu kenyamanan pengguna lain, tindakan tersebut juga berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan,” jelas Leza.
Saat proses pendataan, petugas mendapati penumpang yang bersangkutan tidak dapat menunjukkan identitas fisik maupun tiket perjalanan. Tiket diketahui berada pada rekannya yang turut bepergian dalam perjalanan tersebut.
Atas pelanggaran yang dilakukan, kondektur memutuskan untuk menurunkan penumpang tersebut di Stasiun Leles. Setelah diturunkan, yang bersangkutan dikeluarkan dari area stasiun dan tidak diperkenankan melanjutkan perjalanan menggunakan kereta tersebut.
KAI Commuter menegaskan akan terus menindak setiap pelanggaran yang berpotensi mengganggu keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pengguna jasa.
“KAI Commuter tidak akan mentoleransi setiap tindakan yang dapat mengganggu keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan. Kami mengajak seluruh pengguna untuk bersama-sama menjaga ketertiban selama menggunakan layanan Commuter Line,” tutup Leza.***





