close
RCAST.NET
HOT
BandungOKE
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

Telan Korban Jiwa, Simak Bahaya Konsumsi Ikan Buntal

by admin
10 Maret 2024 - 01:25
Telan Korban Jiwa, Simak Bahaya Konsumsi Ikan Buntal

RelatedPosts

Era Baru Jurnalisme Dimulai, UIN Bandung Gelar Workshop AI for Journalilst

Tani Bangkit : Harapan Baru dari Lereng Kertasari

Klarifikasi Dinas Sosial Jabar: Tidak Ada Pengusiran Siswa SLBN A Pajajaran, Hanya Relokasi untuk Layanan Lebih Inklusif

BANDUNG OKE – Tiga orang di Negeri Haria, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, dilaporkan meninggal dunia usai keracunan ikan buntal, Pada Selasa 5 Maret lalu.

Dilansir dari KompasTv, Korban meninggal dunia akibat keracunan ini adalah Lenny Latuperissa (28),  Keisya Berhitu (5) dan Chrismen Berhitu (2).

Menurut keterangan saksi Steven Berhitu yang merupakan suami sekaligus ayah korban, sekitar pukul 08.30 WIT saksi bersama istri dan anak-anaknya saat itu sedang berada di rumah.

“Saksi saat itu menggoreng ikan untuk dimakan korban sebelum ke sungai,” pungkas Kapolsek.

Karena terburu-buru hendak pergi ke sungai, korban Lenny bersama kedua anaknya mengonsumsi ikan buntal khususnya pada bagian telurnya yang telah digoreng sejak semalam.

Kemudian pada pukul 08.50 WIT, almarhumah bersama anaknya Keisya dan Frans Berhitu pergi ke sungai. Sementara itu, Chrismen Berhitu, yang menjadi korban, tinggal bersama seorang saksi di rumah. Beberapa saat kemudian, Chrismen mengungkapkan keluhannya kepada ayahnya bahwa tubuhnya tiba-tiba terasa lemas. Namun, sang saksi menganggap hal tersebut sebagai masalah yang umum.

Pada pukul 09.40 WIT, seorang warga bernama Mimi kemudian membawa pulang  Lenny dari sungai karena sudah dalam kondisi lemas.

“Istri saksi sempat menyuruh suaminya saksi Steven untuk segera membawa mereka ke rumah sakit karena selain merasa lemas, mulut dan kerongkongan juga terasa sakit,” tutur Kapolsek Yopy.

Sehingga sejumlah warga turut membantu mengevakuasi ketiga korban ke RSUD Saparua pada pukul 10:00 WIT. Sayangnya nyawa mereka tidak tertolong dan meninggal dunia sekitar pukul 12:00 WIT.

Adapun, Suami korban telah ikhlas menerima kejadian kematian istri dan kedua anaknya sebagai musibah dan memilih untuk tidak melakukan otopsi.

Lantas apa bahaya konsumsi ikan buntal?

Hal yang Harus diperhatikan sebelum konsumsi Ikan Buntal

1. Mengandung Senyawa Racun Mematikan

Hal pertama tentang ikan buntal adalah keberadaan racun di dalamnya. Ikan buntal mengandung tetrodotoksin, zat beracun yang dapat merusak sistem saraf dan bersifat sangat mematikan. Bahkan, tingkat kefatalan racun ini diketahui melebihi sianida.

Sejumlah 1–4 miligram racun tetrodotoksin murni saja sudah dapat mengakibatkan kematian pada manusia. Keracunan akibat ikan buntal dapat menunjukkan gejala seperti mati rasa di mulut, mual, dan muntah.

Di Jepang, beberapa kasus keracunan makanan tercatat berasal dari konsumsi ikan buntal. Beberapa di antaranya bahkan berakhir dengan kematian.

2. Perlu dibersihkan secara teliti sebelum dikonsumsi

Tetrodotoksin adalah senyawa zat beracun yang terdapat di dalam hati, kelenjar kelamin, serta kulit ikan buntal. Untuk memastikan keamanan konsumsinya, bagian-bagian tubuh yang mengandung racun perlu dihilangkan dengan metode khusus agar dagingnya tidak terkontaminasi.

Karena alasan ini, disarankan untuk tidak mengonsumsi ikan ini di rumah. Ikan tersebut sebaiknya hanya disajikan di restoran khusus yang dikelola oleh koki berpengalaman dalam mengolah ikan beracun tersebut

3. Racun yang tidak hilang meski dimasak

Senyawa Racun tetrodotoksin yang ada di dalamnya tetap bertahan meskipun ikan tersebut dimasak atau dibekukan. Jika tidak diolah dengan cermat, racun dari bagian tubuh ikan buntal dapat menyebar dan meresap ke dalam dagingnya.

Oleh karena itu, diperlukan keahlian dari seorang koki atau ahli masak yang terlatih untuk membersihkan dan memproses ikan tersebut sehingga dapat dihidangkan dengan aman untuk dikonsumsi.

Share230Tweet144Share58

Trending

Elon Musk Uji Tampilan Baru X, Dorong AI Grok Jadi Otak Rekomendasi
Pendidikan

AI Dianggap Teman Virtual, Rektor UPI Ingatkan Risiko pada Anak dan Remaja

2 jam ago
PSO KAI Jadi Denyut Mobilitas Hijau Indonesia, Jalankan Misi Ekonomi di Atas Rel
Jawa Barat

Lonjakan Penumpang Kereta di Bandung Tembus 282 Ribu, Okupansi Nataru Capai 113 Persen

3 jam ago
Rektor UPI Tawarkan Solusi Tepat Atasi Bullying
Pendidikan

Rektor UPI Tawarkan Solusi Tepat Atasi Bullying

4 jam ago
2.602 Sopir Angkot Bandung Diliburkan, Terima Kompensasi Rp500 Ribu
Kota Bandung

2.602 Sopir Angkot Bandung Diliburkan, Terima Kompensasi Rp500 Ribu

15 jam ago
Ini Alasan KAI Ubah Jadwal Commuter Line Walahar 1 Desember 2025
Jawa Barat

Perketat Pengamanan Malam Tahun Baru, KCI Awasi Jenis Barang Bawaan Ini!

15 jam ago
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam