close
RCAST.NET
HOT
BandungOKE
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

12 Maret Diperingati Sebagai Hari Glaukoma Sedunia

by admin
12 Maret 2024 - 16:21
12 Maret Diperingati Sebagai Hari Glaukoma Sedunia

RelatedPosts

Era Baru Jurnalisme Dimulai, UIN Bandung Gelar Workshop AI for Journalilst

Tani Bangkit : Harapan Baru dari Lereng Kertasari

Klarifikasi Dinas Sosial Jabar: Tidak Ada Pengusiran Siswa SLBN A Pajajaran, Hanya Relokasi untuk Layanan Lebih Inklusif

BANDUNG OKE -Setiap tanggal 12 Maret, seluruh masyarakat di dunia merayakan Hari Glaukoma Sedunia atau World Glaucoma Day.

Peringatan ini bukan hanya sebagai momen untuk meningkatkan pemahaman terhadap penyakit glaukoma, tetapi juga sebagai panggilan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap salah satu penyebab utama kebutaan di seluruh dunia.

Menurut informasi yang diberikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Hari Glaukoma, glaukoma menempati peringkat kedua sebagai penyebab utama kebutaan global setelah katarak.

Glaukoma sendiri merupakan kondisi di mana tekanan pada bola mata meningkat dan menyebar ke seluruh struktur mata.

Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan kondisi glaukoma?

Glaukoma adalah suatu kondisi yang merusak saraf mata, sebuah bagian kritis yang bertanggung jawab untuk mengirimkan sinyal visual dari mata ke otak.

Kerusakan ini sering kali terkait dengan peningkatan tekanan di dalam bola mata, yang juga dikenal sebagai tekanan intraokular (IOP).

Penyebab Glaukoma

Glaukoma sering kali terkait dengan peningkatan tekanan di dalam bola mata, yang disebabkan oleh akumulasi cairan yang disebut humor aqueous. Biasanya, mata memiliki saluran untuk mengeluarkan kelebihan cairan, tetapi terkadang, karena alasan yang belum sepenuhnya dipahami, saluran tersebut dapat tersumbat, menyebabkan peningkatan tekanan di bola mata.

Menurut informasi dari WebMD, glaukoma juga dapat disebabkan oleh cedera akibat bahan kimia, infeksi mata parak, sumbatan pembuluh darah di dalam bola mata, dan kondisi peradangan.

Faktor Risiko Terjadinya Glaukoma

Glaukoma paling banyak dialami di usia 40 tahun, meski tak menutup kemungkinan dialami juga di usia lebih muda atau bahkan anak-anak. Risiko glaukoma juga meningkat pada:

  • Ras tertentu seperti Afro-Amerika, Irlandia, Rusia, Jepang, Hispanik, Inuit, atau keturunan Scandinavia
  • Usia 40 tahun ke atas
  • Punya riwayat glaukoma dalam keluarga
  • Punya rabun jauh maupun dekat
  • Punya diabetes
  • Mengonsumsi obat-obatan steroid
  • Mengalami cedera pada mata
  • Punya kornea yang lebih tipis
  • Memiliki riwayat tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan anemia sel sabit
Share223Tweet139Share56

Trending

Elon Musk Uji Tampilan Baru X, Dorong AI Grok Jadi Otak Rekomendasi
Pendidikan

AI Dianggap Teman Virtual, Rektor UPI Ingatkan Risiko pada Anak dan Remaja

2 jam ago
PSO KAI Jadi Denyut Mobilitas Hijau Indonesia, Jalankan Misi Ekonomi di Atas Rel
Jawa Barat

Lonjakan Penumpang Kereta di Bandung Tembus 282 Ribu, Okupansi Nataru Capai 113 Persen

3 jam ago
Rektor UPI Tawarkan Solusi Tepat Atasi Bullying
Pendidikan

Rektor UPI Tawarkan Solusi Tepat Atasi Bullying

4 jam ago
2.602 Sopir Angkot Bandung Diliburkan, Terima Kompensasi Rp500 Ribu
Kota Bandung

2.602 Sopir Angkot Bandung Diliburkan, Terima Kompensasi Rp500 Ribu

15 jam ago
Ini Alasan KAI Ubah Jadwal Commuter Line Walahar 1 Desember 2025
Jawa Barat

Perketat Pengamanan Malam Tahun Baru, KCI Awasi Jenis Barang Bawaan Ini!

15 jam ago
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam