close
RCAST.NET
HOT
BandungOKE
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

Di WHA-78, Bio Farma Siap Jadi Mitra Strategis Dunia Lawan Pandemi

by Abdul Hadi
2 Juni 2025 - 14:53
Di WHA-78, Bio Farma Siap Jadi Mitra Strategis Dunia Lawan Pandemi

BandungOke – Di tengah meningkatnya kesadaran dunia akan pentingnya ketahanan sistem kesehatan global, Bio Farma tampil percaya diri di forum World Health Assembly (WHA) ke-78 di Jenewa, Swiss.

Produsen vaksin milik negara ini menegaskan komitmennya untuk mendorong alih teknologi dan kemitraan internasional sebagai strategi utama menghadapi tantangan kesehatan masa depan.

RelatedPosts

Toyota New Veloz Hybrid EV: Tantangan Baru di Pasar MPV Indonesia

Stasiun Jatake Siap Beroperasi, Keselamatan Jadi Kunci Mobilitas Warga

Perlintasan Sebidang KA Masih Rawan, Keselamatan Publik Jadi Taruhan

Dalam side event bertajuk “Driving Health Transformation: Promoting Healthy Lives and Wellbeing for All”, Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, memaparkan kontribusi konkret perusahaan dalam ekosistem kesehatan global. Ia menggarisbawahi bahwa Bio Farma bukan hanya pemain nasional, melainkan aktor penting dalam rantai pasok vaksin dunia.

“Bio Farma memproduksi 75 persen vaksin polio global. Lebih dari 2 miliar dosis nOPV2 telah kami distribusikan ke lebih dari 40 negara melalui UNICEF,” ujar Shadiq di hadapan forum internasional.

Lebih dari sekadar angka, pernyataan itu mencerminkan posisi strategis Bio Farma di kancah global. Kolaborasi jangka panjang dengan negara-negara maju seperti Jepang dalam transfer teknologi vaksin polio, serta kerja sama dengan MSD dalam produksi vaksin HPV lokal “Lusaka”, menjadi bukti nyata bahwa Indonesia memiliki kapasitas untuk bersaing sekaligus berkontribusi dalam pencapaian target kesehatan global.

Komitmen Bio Farma pun diuji saat pandemi COVID-19. Ketika dunia dilanda krisis suplai vaksin, Bio Farma menjadi pusat produksi regional dan menjalin kolaborasi dengan Baylor College of Medicine untuk mengembangkan vaksin lokal.

Kini, perusahaan tersebut melangkah lebih jauh dengan membangun infrastruktur untuk teknologi vaksin masa depan, termasuk platform vektor virus dan mRNA, sebagai bagian dari inisiatif transfer teknologi WHO.

“Pengalaman selama pandemi memberi pelajaran penting. Keberhasilan jangka panjang hanya bisa dibangun lewat kepercayaan, kemitraan sejajar, dan berbagi teknologi,” lanjut Shadiq.

Momentum WHA ke-78 ini dinilai strategis. Bio Farma melihat peluang besar untuk membangun jejaring global yang memperkuat sistem kesehatan yang lebih inklusif, tangguh, dan responsif terhadap krisis di masa depan.

Dengan posisi sebagai penyedia vaksin utama di banyak negara berkembang, Bio Farma berharap dapat memperluas perannya tidak hanya sebagai produsen, tetapi juga sebagai pusat pengetahuan dan inovasi teknologi vaksin di Asia dan dunia.***

Tags: bio farmaglobalvaksin
Share221Tweet138Share55

Trending

KAI Daop 2 Tambah 4 KA untuk Nataru, Antisipasi Lonjakan Penumpang
Jawa Barat

Tiket KA Lebaran 2026 Resmi Dijual Bertahap Mulai 25 Januari

2 hari ago
Puskesmas Garuda Buka 24 Jam, Akses Layanan Kesehatan Warga Bandung Kian Longgar
Kota Bandung

Puskesmas Garuda Buka 24 Jam, Akses Layanan Kesehatan Warga Bandung Kian Longgar

2 hari ago
Toyota New Veloz Hybrid EV: Tantangan Baru di Pasar MPV Indonesia
Nasional

Toyota New Veloz Hybrid EV: Tantangan Baru di Pasar MPV Indonesia

3 hari ago
Stasiun Jatake Siap Beroperasi, Keselamatan Jadi Kunci Mobilitas Warga
Nasional

Stasiun Jatake Siap Beroperasi, Keselamatan Jadi Kunci Mobilitas Warga

3 hari ago
Perlintasan Sebidang Masih Rawan,  Bukti Lemahnya Kebijakan Keselamatan Publik
Jawa Barat

Perlintasan Sebidang Masih Rawan,  Bukti Lemahnya Kebijakan Keselamatan Publik

3 hari ago
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam