close
RCAST.NET
HOT
BandungOKE
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

Mudik Idul Adha: Saat Rindu Pulang Bersama Kereta dari Bandung

by Abdul Hadi
4 Juni 2025 - 15:24
Jelang Libur Panjang Akhir Pekan dan Kenaikan Yesus Kristus, 85 Persen Tiket Telah Terjual

BandungOke — Setiap roda kereta yang berputar, memutar pula rindu-rindu yang belum sempat terucap. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Idul Adha tak hanya tentang kurban dan doa, tapi juga tentang perjalanan pulang—mudik yang menjadi ritual tahunan warga perantauan.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung memahami benar denyut kerinduan itu. Maka, menjelang libur Idul Adha 1446 H yang jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025, mereka menyiapkan langkah strategis: menambah jumlah perjalanan dan menyediakan lebih dari 135.000 kursi Kereta Jarak Jauh.

RelatedPosts

Tiket KA Lebaran 2026 Resmi Dijual Bertahap Mulai 25 Januari

Perlintasan Sebidang Masih Rawan,  Bukti Lemahnya Kebijakan Keselamatan Publik

MSB 17 Tahun: Menjaga Ruang Sastra di Tengah Riuh Zaman

“Kami ingin menjadi bagian dari kisah pulang kampung masyarakat. Karena setiap kursi di kereta bukan sekadar tempat duduk, tapi ruang untuk melepas rindu,” ujar Kuswardojo, Manajer Humas Daop 2 Bandung, Rabu (4/6).

Simbol Kerja dan Kepekaan

Penambahan dua KA tambahan—KA Lodaya Tambahan (Bandung–Solo) dan KA Parahyangan Tambahan (Bandung–Gambir) bukan hanya soal teknis operasional. Ini bentuk kepekaan transportasi publik terhadap dinamika sosial: keluarga yang ingin berkumpul, anak-anak yang ingin bertemu kakek-neneknya, dan perantau yang rindu pada rumah sederhana di sudut kampung.

Selama 6 hari libur Idul Adha, kedua KA ini akan menambah kapasitas, melintasi rel demi menjembatani ruang dan waktu. KA Lodaya akan beroperasi 5–10 Juni, sedangkan KA Parahyangan berjalan 6–9 Juni 2025.

Di balik jadwal keberangkatan—KA Lodaya pukul 10.10 WIB dan KA Parahyangan pukul 10.25 WIB—tersembunyi detak harapan: semoga perjalanan tak hanya tepat waktu, tapi juga bermakna.

Rute Menuju Kebersamaan

Kereta api, dalam konteks Idul Adha, bukan hanya alat transportasi. Ia menjelma ruang transisi antara rutinitas dan kebersamaan. Maka, Daop 2 Bandung juga mengimbau agar pelanggan memesan tiket lebih awal melalui Access by KAI, booking.kai.id, dan kanal resmi lainnya, serta datang lebih awal ke stasiun.

“Kami ingin semua pelanggan merasa aman, nyaman, dan dilayani dengan baik. Karena mudik bukan sekadar sampai tujuan, tapi tentang bagaimana proses itu kita maknai,” kata Kuswardojo.

Rel, Rumah, dan Rasa

Dalam dunia yang makin cepat, kereta api tetap setia mengantar pulang. Ia tak pernah terburu-buru, tapi tahu persis ke mana harus pergi. Dan di tiap perjalanannya, ada ratusan ribu cerita yang ingin pulang: pada rumah, pada keluarga, pada rasa.***

Share221Tweet138Share55

Trending

Film Horor Kuyank Tawarkan Teror Emosional dari Folklore Indonesia
Gaya Hidup

Film Horor Kuyank Tawarkan Teror Emosional dari Folklore Indonesia

7 jam ago
Akses Udara Bandung Dibuka Lagi, Wings Air Sambungkan Yogyakarta dan 10 Kota
Kota Bandung

Akses Udara Bandung Dibuka Lagi, Wings Air Sambungkan Yogyakarta dan 10 Kota

11 jam ago
Dari Maket Kapal ke AI, SPIL Research Center (SRC) Gandeng ITB Kembangkan Logistik
Pendidikan

Dari Maket Kapal ke AI, SPIL Research Center (SRC) Gandeng ITB Kembangkan Logistik

12 jam ago
Diduga Bom di Kosambi, Farhan Tegaskan Aparat Sudah Tangani Serius
Kota Bandung

Penataan PKL Bandung, Janji Keadilan di Tengah Kepentingan Kota

14 jam ago
Program Gaslah Bandung, Ambisi Hijau atau Beban Baru Warga?
Kota Bandung

Program Gaslah Bandung, Ambisi Hijau atau Beban Baru Warga?

16 jam ago
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam