BandungOKE
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!Baru
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

Galeri Elit, UMKM Tersisih, Aryatri Janji Dekranasda Kota Bandung Akan Transparan

Andriansyah
11 Juni 2025 - 08:09
Galeri Elit, UMKM Tersisih, Aryatri Janji Dekranasda Kota Bandung Akan Transparan



Bandung, bandungoke – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Bandung tengah menghadapi sorotan tajam terkait dugaan eksklusivitas dalam proses seleksi produk UMKM. Kesan bahwa hanya “orang dalam” yang dapat tampil dalam etalase Dekranasda kian menguat, ditambah minimnya rotasi produk dan absennya kurator profesional yang kredibel.

Sejumlah pelaku usaha lokal mengeluhkan sistem seleksi yang dinilai tertutup dan tidak memberikan ruang setara bagi pelaku UMKM baru. Mereka menyebut produk yang ditampilkan di galeri dan ajang pameran Dekranasda cenderung didominasi oleh kelompok yang itu-itu saja setiap tahunnya.

“Kita enggak mau lagi ada kesan bahwa yang tampil di Dekranasda itu-itu saja. Kita harus buka jalan yang resmi dan transparan,” tegas Ketua Dekranasda Kota Bandung, Aryatri Muhammad Farhan, di sela rapat koordinasi, Selasa (10/6).

RelatedPosts

PVJ Bandung Sulap Sampah Organik Lewat Budidaya Maggot

Kerusuhan May Day Bandung Rusak 75 Persen Fasilitas Lalu Lintas, Kerugian Ratusan Juta

Di Balik Satwa yang Terurus, Ada Karyawan Setia: Andri Minta Jangan Disingkirkan

Pernyataan Aryatri mencerminkan upaya pembenahan di internal lembaga yang selama ini dianggap tertutup. Namun, pengamat UMKM dan aktivis kerajinan menilai, problem utama bukan hanya soal transparansi, melainkan juga soal sistem kurasi yang lemah.

“Hingga kini, banyak daerah belum memiliki kurator independen yang bisa menilai kualitas produk secara objektif. Akhirnya seleksi seringkali berbasis relasi, bukan kompetensi,” kata Diah Puspita, pegiat UMKM Jawa Barat.

Minimnya rotasi produk memperkuat kesan adanya monopoli informal oleh kelompok tertentu. Di beberapa kesempatan, pelaku usaha mengaku telah mencoba mendaftar namun tidak pernah mendapatkan kejelasan soal hasil kurasi ataupun kriteria penilaian.

Menanggapi hal itu, Aryatri menegaskan bahwa pihaknya tengah mendorong perubahan sistem seleksi agar lebih terbuka dan akuntabel. “Kita ingin semua pelaku UMKM punya kesempatan yang sama. Tidak boleh ada kesan bahwa Dekranasda hanya untuk kalangan tertentu,” ujarnya.

Seiring dengan tekanan publik dan desakan dari pelaku UMKM, Dekranasda Kota Bandung dipaksa bergerak cepat. Tanpa reformasi menyeluruh, lembaga yang semestinya menjadi motor penggerak ekonomi kreatif daerah ini berisiko kehilangan kepercayaan publik.***

Tags: dekranasdafarhanKota Bandung
Share220Tweet138Share55
ADVERTISEMENT

Trending

Krakatau Steel Akui Transisi Hijau Tak Mudah, Harga Gas Jadi Ancaman Baru
Ekbis

Krakatau Steel Akui Transisi Hijau Tak Mudah, Harga Gas Jadi Ancaman Baru

3 jam ago
MBG Masuk Karawang, Putih Sari Soroti Ancaman Stunting bagi Masa Depan Anak
Jawa Barat

MBG Masuk Karawang, Putih Sari Soroti Ancaman Stunting bagi Masa Depan Anak

16 jam ago
Cellica Dorong MBG Tekan Stunting di Karawang, Ribuan Warga Sambut Antusias
Jawa Barat

Cellica Dorong MBG Tekan Stunting di Karawang, Ribuan Warga Sambut Antusias

19 jam ago
PVJ Bandung Sulap Sampah Organik Lewat Budidaya Maggot
Kota Bandung

PVJ Bandung Sulap Sampah Organik Lewat Budidaya Maggot

21 jam ago
Rajiv Singh Dorong Program MBG Cetak Generasi Sehat dan Berkualitas
Jawa Barat

Rajiv Singh Dorong Program MBG Cetak Generasi Sehat dan Berkualitas

23 jam ago
  • Redaksi
  • About
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Dewan Pers
  • Advertise
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!