close
RCAST.NET
HOT
BandungOKE
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

Rumah Sakit Pilih-pilih Pasien? Erwin: Jangan Main-main dengan Nyawa Warga

by Abdul Hadi
10 Juli 2025 - 11:39
Rumah Sakit Pilih-pilih Pasien? Erwin: Jangan Main-main dengan Nyawa Warga

BANDUNG, BandungOke.com — Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, mengeluarkan pernyataan tegas: tidak boleh ada satu pun warga ber-KTP Kota Bandung yang ditolak layanan rumah sakit, apa pun alasannya!

Pernyataan itu disampaikannya dalam Forum Kemitraan Kesehatan Kota Bandung, Rabu (10/7/2025), yang mempertemukan pemangku kepentingan sektor kesehatan dari klinik, rumah sakit, hingga BPJS Kesehatan.

RelatedPosts

Puskesmas Garuda Buka 24 Jam, Akses Layanan Kesehatan Warga Bandung Kian Longgar

Larangan Teknologi Termal Kecil, Ujian Serius Kebijakan Sampah Bandung

Zero Defecation Bandung Terancam Jadi Label, Pemkot Diminta Konsisten

“Kalau ada warga yang punya KTP Bandung dan sudah tinggal minimal enam bulan, rumah sakit wajib melayani. Tidak boleh dipilah-pilah. Ini soal kemanusiaan. Tujuan kita ibadah.” tegas Erwin di hadapan peserta forum.

Pernyataan tersebut muncul di tengah sejumlah laporan soal dugaan penolakan pasien di rumah sakit karena alasan administratif atau kepesertaan BPJS yang tidak aktif.

Kota Bandung sendiri, menurut Erwin, telah menganggarkan Rp284 miliar untuk program Universal Health Coverage (UHC) tahun 2026. Anggaran ini ditujukan agar seluruh warga ber-KTP Bandung dapat memperoleh layanan kesehatan gratis di fasilitas yang bekerja sama dengan BPJS.

Erwin pun mengingatkan, Pemerintah Kota Bandung tak memiliki tunggakan kepada BPJS. “Karena itu, kami juga meminta BPJS tidak memperlambat proses pencairan klaim ke rumah sakit. Semua pihak harus berjalan sinergis,” tegasnya.

Ia menyatakan akan segera memanggil seluruh direktur rumah sakit swasta untuk membahas berbagai hambatan teknis di lapangan. “Pemkot akan hadir untuk memfasilitasi. Jangan sampai ada warga yang datang dalam kondisi sakit lalu dipingpong atau ditolak hanya karena alasan dokumen,” ujar dia.

Pemerintah, lanjutnya, tidak boleh kalah oleh sistem yang kaku. Ia pun meminta warga yang mengalami kendala dalam akses layanan kesehatan agar segera melapor.

“Laporkan langsung ke kami. Jangan ragu. Kami siap turun tangan,” tegas Erwin.

Upaya memperkuat koordinasi antara Pemkot, BPJS, dan rumah sakit dinilai krusial untuk mendorong target pelayanan kesehatan yang inklusif dan merata.

Namun, kerja sama ini harus dibarengi dengan pengawasan ketat agar prinsip keadilan sosial benar-benar terwujud di ruang-ruang pelayanan publik, termasuk rumah sakit.***

Editor : Deny Surya

Tags: bpjs kesehatanerwinKota Bandungrumah sakit
Share220Tweet138Share55

Trending

KAI Daop 2 Tambah 4 KA untuk Nataru, Antisipasi Lonjakan Penumpang
Jawa Barat

Tiket KA Lebaran 2026 Resmi Dijual Bertahap Mulai 25 Januari

3 hari ago
Puskesmas Garuda Buka 24 Jam, Akses Layanan Kesehatan Warga Bandung Kian Longgar
Kota Bandung

Puskesmas Garuda Buka 24 Jam, Akses Layanan Kesehatan Warga Bandung Kian Longgar

3 hari ago
Toyota New Veloz Hybrid EV: Tantangan Baru di Pasar MPV Indonesia
Nasional

Toyota New Veloz Hybrid EV: Tantangan Baru di Pasar MPV Indonesia

3 hari ago
Stasiun Jatake Siap Beroperasi, Keselamatan Jadi Kunci Mobilitas Warga
Nasional

Stasiun Jatake Siap Beroperasi, Keselamatan Jadi Kunci Mobilitas Warga

4 hari ago
Perlintasan Sebidang Masih Rawan,  Bukti Lemahnya Kebijakan Keselamatan Publik
Jawa Barat

Perlintasan Sebidang Masih Rawan,  Bukti Lemahnya Kebijakan Keselamatan Publik

4 hari ago
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam