close
RCAST.NET
HOT
BandungOKE
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

Suzzanna Hidup Kembali! Luna Maya dan Dosa yang Menyala di Layar Gelap

by Denny Surya
19 Oktober 2025 - 13:41
Suzzanna Hidup Kembali! Luna Maya dan Dosa yang Menyala di Layar Gelap

Jakarta, BandungOke – Ada yang menyalakan kembali bara di dunia sinema horor Indonesia. Setelah teaser-nya menggoda rasa penasaran publik, Soraya Intercine Films akhirnya merilis official first look film Suzzanna “Santet Dosa di Atas Dosa”

Potret itu memperlihatkan Luna Maya dalam sosok yang nyaris identik dengan sang legenda, kerudung merah, bunga melati, dan tatapan yang menyiratkan kutukan.

RelatedPosts

Ruang Publik Ramah Anak, 23 Paskal Gelar Bandung Starts Here

Dari Sel Penjara ke Berlin: Horor Joko Anwar yang Menggugat Sistem

Jam Kerja Panjang? Ahli Gizi Sarankan Kurma untuk Pekerja Urban

Gambar itu bukan sekadar promosi. Ia adalah simbol kebangkitan bukan hanya bagi film horor nasional, tetapi juga bagi mitos perfilman Indonesia.

Tepat 17 tahun sejak wafatnya Suzzanna (15 Oktober 2008), nama dan auranya kembali hidup di layar digital, dalam bentuk baru, namun tetap membawa roh lama.

“Bisa memerankan Suzzanna lagi itu kehormatan besar,” kata Luna Maya. dikuti Minggu (19/10/2025l. “Tata rias dan arahan tim membawa perspektif baru, tapi tetap menjaga jiwa sosok Suzzanna yang kuat dan misterius.” imbuhnya.

Film yang digarap oleh sutradara Azhar Kinoi Lubis ini merupakan kolaborasi ketiga antara Luna Maya dan produser Sunil Soraya, setelah dua film sebelumnya mencetak sukses besar, Suzzanna: Bernapas dalam Kubur (3 juta penonton, 2018) dan Suzzanna: Malam Jumat Kliwon (2 juta penonton, 2023).

Sunil Soraya tampak ambisius. Ia tak hanya ingin menghidupkan nostalgia, tapi juga memperluas universe Suzzanna. “Film ini adalah penghormatan pada karya klasik Soraya, tapi kami juga ingin menghadirkan cerita dan skala produksi yang lebih epik,” ujarnya.

Santet Dosa di Atas Dosa tampaknya akan jadi pertemuan antara masa lalu dan masa kini di mana mitos, dosa, dan teknologi sinema bertaut dalam narasi yang menegangkan.

Dengan Reza Rahadian sebagai lawan main, film ini menjanjikan kedalaman baru dalam genre yang selama ini identik dengan teriakan dan kabut tipis.

Bila dulu Suzzanna dikenal lewat desis, tawa, dan mata yang menyala, kini sosok itu hidup kembali lewat aura Luna Maya yang lebih dingin, tapi tak kalah menghipnotis.

Sinema Indonesia bersiap menyambut “ratu” yang pulang kali ini, membawa dosa di atas dosa.***

Tags: azhar kinoi lubisfilm hororluna mayaperfilman indonesiareza rahadiansinema nasionalsoraya intercine filmssunil sorayasuzzannatempo hiburan
Share222Tweet139Share55

Trending

Dari Maket Kapal ke AI, SPIL Gandeng ITB Kembangkan Logistik
Pendidikan

Dari Maket Kapal ke AI, SPIL Gandeng ITB Kembangkan Logistik

6 menit ago
KAI Daop 2 Tambah 4 KA untuk Nataru, Antisipasi Lonjakan Penumpang
Jawa Barat

Tiket KA Lebaran 2026 Resmi Dijual Bertahap Mulai 25 Januari

3 hari ago
Puskesmas Garuda Buka 24 Jam, Akses Layanan Kesehatan Warga Bandung Kian Longgar
Kota Bandung

Puskesmas Garuda Buka 24 Jam, Akses Layanan Kesehatan Warga Bandung Kian Longgar

3 hari ago
Toyota New Veloz Hybrid EV: Tantangan Baru di Pasar MPV Indonesia
Nasional

Toyota New Veloz Hybrid EV: Tantangan Baru di Pasar MPV Indonesia

3 hari ago
Stasiun Jatake Siap Beroperasi, Keselamatan Jadi Kunci Mobilitas Warga
Nasional

Stasiun Jatake Siap Beroperasi, Keselamatan Jadi Kunci Mobilitas Warga

4 hari ago
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam