BandungOKE
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!Baru
No Result
View All Result
BandungOKE
No Result
View All Result

KRL 24 Jam Masih Perlu Kajian Serius, ini Kata Pengamat Perkeretaapian

Denny Surya
20 November 2025 - 09:47
JALITA Purna Tugas, Mobilitas Perkotaan Jabodetabek Kian Terkonsolidasi



Jakarta, BandungOke.com – Video viral buruh yang menginap di Stasiun Cikarang memicu diskusi baru soal layanan KRL.

Pernyataan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi yang membuka opsi operasional KRL 24 jam langsung menuai respons dari pengamat transportasi publik bidang perkeretaapian, Joni Martinus.

RelatedPosts

Arus Mudik Lebaran 2026 Tembus Rekor Tertinggi, One Way Nasional Berlaku

Nurani Astra Kirim Ambulans dan Alkes untuk Pemulihan Sumatra

Mudik Aman Berbagi Harapan, PTDI Fasilitasi Pemudik ke Kampung Halaman

Ia menilai wacana tersebut belum bisa diputuskan secara terburu-buru.

Menurut Joni, layanan 24 jam hanya masuk akal jika semua pemangku kepentingan mulai dari Kemenhub, KAI, KCI, dan stakeholder lain bersedia duduk bersama dan menelaah konsekuensinya dari berbagai aspek.

“Opsi ini butuh kajian yang lebih mendalam. Jangan sampai hanya menjadi respons sesaat tanpa kesiapan sistem,” ujarnya.

Perawatan Malam Hari Tak Bisa Hilang

Dalam operasional perkeretaapian, Joni menegaskan bahwa periode tengah malam hingga dini hari adalah fase krusial untuk pemeliharaan prasarana dan sarana.

Pada jam-jam itu petugas melakukan pemeriksaan rel, persinyalan, listrik aliran atas, hingga rangkaian KRL.

“Ini mutlak diperlukan. Tanpa jeda perawatan, keselamatan dan keandalan perjalanan keesokan hari bisa terganggu,” tegas Joni. Karena itu, menghapus jeda servis untuk membuka operasi 24 jam harus dihitung sangat hati-hati.

Efektivitas Penumpang dan Beban SDM

Joni juga menyoroti sisi efektivitas. Meski ada permintaan layanan malam, penggunaan KRL setelah lewat pukul 00.00 cenderung rendah. “Secara finansial dan operasional, efisiensinya harus dihitung. Apalagi kebutuhan SDM juga meningkat jika operasi diperpanjang,” tegasnya.

Menurutnya, operasional 24 jam hanya layak jika benar-benar menjawab kebutuhan mayoritas penumpang, bukan hanya reaksi atas satu momentum viral.

Buruh Menginap di Stasiun: KCI Harus Hadir

Fenomena buruh yang menginap di Stasiun Cikarang, kata Joni, adalah alarm penting soal kenyamanan dan keamanan pengguna KRL. Ia meminta KCI memperbaiki manajemen area stasiun, khususnya pada malam hari.

“KCI harus meningkatkan keamanan dan memberikan rasa nyaman bagi mereka yang terpaksa menginap menunggu KRL pertama. Bagaimanapun mereka adalah pelanggan setia, dan stasiun harus menjadi tempat yang aman serta nyaman,” jelas Joni.

Menurutnya, sebelum bicara layanan 24 jam, pembenahan fasilitas dasar di stasiun merupakan langkah yang lebih mendesak.***

Tags: kaiKCIkebijakan transportasiKemenhubKRL Jabodetabektransportasi publik
Share232Tweet145Share58

Trending

Harga Sewa Kos di Bandung 2026
Ragam

Harga Sewa Kos di Bandung 2026, Daerah Ini Masih Terjangkau untuk Mahasiswa dan Karyawan

5 jam ago
umkm
Berita

UMKM Jangan Santai, Salah Kecil Soal Pajak Bisa Berujung Denda hingga Pidana

6 jam ago
Hidayat Nur Wahid Ungkap Asal-usul Halal Bihalal dan Konteks Kebangsaan
Ragam

Hidayat Nur Wahid Ungkap Asal-usul Halal Bihalal dan Konteks Kebangsaan

14 jam ago
Pengajuan KUR BRI di Bandung 2026
Berita

Pengajuan KUR BRI di Bandung 2026 Bisa Online, Ini Syarat dan Cara Lengkapnya

16 jam ago
Nina Fitriana Desak Pemkot Bandung Percepat Transformasi Angkot
Kota Bandung

Nina Fitriana Desak Pemkot Bandung Percepat Transformasi Angkot

16 jam ago
  • Redaksi
  • About
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer
  • Pedoman Dewan Pers
  • Advertise
  • Contact Us

No Result
View All Result
  • Kota Bandung
  • Jawa Barat
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Ragam
  • Dengar Radio!